Hi, I'm Heni, welcome to my blog

Sharing Tentang Coding Kids di SEA MORNING SHOW - SEA Today Channel

Membuat Desain Cantik Dengan Canva

Tidak ada komentar
Canva adalah aplikasi desain online yang bisa diakses gratis. Sudah digunakan oleh sejuta umat. Karena kemudahannya untuk membuat poster, slide presentasi dan terlebih lagi konten untuk media sosial.

Sudah tersedia beragam template yang tinggal diedit dan digunakan sesuai keperluan kita.

membuat desain dengan canva
Sekarang banyak elemen baru secakep ini......

Desain yang sudah jadi bisa diunduh sebagai file gambar (jpg dan png), atau file siap cetak dan e-book seperti pdf. 
Baru-baru ini, Canva membuat template baru berupa gif yaitu gambar bergerak dan bisa diunduh dalam bentuk file video mp4. 
Saya memakai Canva sudah bertahun-tahun lamanya. Tapi biasanya cuma mengedit template dengan mengganti gambar dan tulisan. 
Sekarang ini banyak postingan teman bermunculan yang menunjukkan bahwa kita bisa mendesain konten sendiri dari Canva, memanfaatkan elemen yang sudah disediakan. Cakep banget hasilnya. 
Karena penasaran, saya pun mencoba. 

Dan, beneran. Banyak sekali elemen baru yang disediakan oleh Canva. Kalau anda punya bakat dan minat atau keterampilan mendesain, akan bisa membuat konten yang bagus banget tinggal drag & drop. 
membuat desain dengan canva
nih hasilnya coba elemen baru

Karena saya ilmu desainnya cetek banget super banget, maka baru bisa membuat desain minimalis seperti contoh di atas. Tapi jika konsisten, akan terasah jugalah skill dan feeling desainnya. 
Tempo hari saya sempat ikutan teman-teman yang bekerja sebagai ilustrator atau desainer grafis. Saya pun penasaran pengen mencoba belajar menggambar seperti kedua anak saya itu. Mulai menggambar dengan photoshop di laptop atau di tablet smartphone. 
Saya ikutan menginstall aplikasi menggambar seperti Autodesk Sketchbook, Ibis Paint dan Medibang Paint. 
Tapi ya, belum ada jiwa menggambar, saya jadinya lebih banyak bengong aja gitu. Ga tau harus mulai dari mana nggambarnya. Dan menggambar apa. 
Maklum saja, pekerjaan saya lebih banyak menulisnya. 
Kalau dapat masalah begini, solusi paling mudah adalah menggunakan Canva ya. Karena belum siap juga untuk meng-hire ilustrator profesional. Maklum mamak-mamak freelancer yang kinerjanya tergantung pada stabilitas kondisi rumah tangga. *yang seprofesi dengan saya pasti can relate this hehehe
Kesimpulannya, ala saya, CANVA ini bisa diandalkan bagi kita yang ingin merapikan konten atau membuat desain dengan mudah. Syaratnya cuma satu. Harus ada akses internet. Karena canva hanya bisa digunakan secara online. 
Baik, ke depannya ada mainan baru nih, ndesain pakai Canva.
Selamat mencoba. 




Mudahnya Mengganti Template Blogspot

Tidak ada komentar

Mudahnya mengganti template blogspot. Itu salah satu alasan saya tetap menggunakan platform bawaan google ini sejak 2009. Bisa cek blog pertama saya di https://heniprasetyorini.blogspot.com

Berikut tampilan blog yang baru saya ganti, hanya dalam 15 menit saja. Sambil nungguin matengnya ikan mujair yang digoreng di dapur :)

BEFORE

Mudahnya Mengganti Template Blogspot


AFTER

Mudahnya Mengganti Template Blogspot

Live Streaming Facebook dengan Streamyard

1 komentar
Tadi pagi saya mencoba menggunakan Streamyard untuk Live Streaming di Facebook. Karena tertarik dengan salah satu podcast teman yang menggunakan tools ini. 

Streamyard bisa diakses di https://streamyard.com/.

Silahkan dibuka website-nya dan dipelajari. 

Seperti biasa, kita harus REGISTER dulu. Tapi ini lebih mudah. Cuma memasukkan alamat email, lalu memasukkan kode verifikasi yang sudah dikirimkan ke email kita. Sudah langsung bisa log in dan membuat live streaming. 

Sebelumnya ada pilihan, akan Broadcast ke mana. 
Apakah di Facebook Profile, Facebook Group atau Facebook Page. 

Dan saya memilih Facebook Profile.  

*Note: jika anda berjilbab, pastikan pakai jilbab dulu atau menggunakan pakaian yang proper ya jika mau trial. Karena jika kamera ON, maka langsung muncul tuh wajah kita di Facebook Live. 

Tadi juga saya udah siaga. Mau nggowes pagi nggak jadi. Langsung aja pakai jilbab dan buka dua laptop, karena dah penasaran sejak semalam. 


Ohya, untuk trial ini saja saya pakai dua laptop. Tujuannya simulasi langsung sebagai HOST dan NARASUMBER. 

Hasilnya sebagai berikut:


Dari hasil uprekan sementara saya di Streamyard, catatannya adalah sebagai berikut:
  1. Streamyard bisa dipakai gratis, tapi terbatas dua pemateri saja. 
  2. Untuk yang premium, ada paket tertentu, cek saja di PRICING. 
  3. Tidak harus install apapun, karena bisa dibuka di browser. Saya pakai google chrome.
  4. Bisa menampikan dua thumbnai insert kotak wajah pembicara gitu. 
  5. Bisa Share Screen, cocok untuk yang presentasi atau mengajar. Bahkan promosi. 
  6. Ada live chat di facebook langsung seperti biasa. 
  7. Setiap penambahan Narasumber dan Share Screen harus kembali ke dashboard Streamyard broadcast dan klik ADD TO STREAM. Jadi ga otomatis ganti tampilan atau layar, sebelum dimasukkan manual oleh Host. 
  8. So far so good untuk loadingnya. Gak lemot gitu. 
  9. Bisa dihubungkan ke Facebook dan You Tube. Untuk instagram atau lainnya, belum mencoba sih. Mungkin lainnya bisa kalau udah punya akses live twitter dan Linkedin. Untuk instagram kayaknya ga bakal bisa, beda algoritma deh kayaknya. 

Nah adanya Streamyard ini menarik untuk digunakan. Dan sepertinya jauh lebih nyaman untuk program Podcast atau mengajar. Karena Live streaming di facebook tidak dibatasi waktu hanya 1 jam seperti di instagram. 

Dan di Facebook relatif lebih ringan aksesnya daripada live instagram yang butuh sinyal internet kuat banget. Saya bikin beberapa kali live IG, mesti kesendat sinyal. 

Baiklah, silahkan mencoba. Semoga cocok :)











Bincang Santai Dengan Universitas Halu Oleo Sulawesi Tenggara

Tidak ada komentar
Ayo Bincang Santai bersama Komunitas Koding Mum Indonesia



Baru saja selesai bincang santai dengan pak Natalis dari Sulawesi Tenggara dan juga mbak Nessa, alumni Coding Mum Semarang.

Pak Natalis ini dari Universitas Halu Oleo, dan juga yang membuat gerakan KKN Tematik untuk mendampingi warga desa mengenal teknologi digital.


berikut video playback, silahkan diputar

Perlukah Saya Dapat Gaji Dollar?

Tidak ada komentar
Ini adalah postingan refleksi diri saya sendiri, terkait karir di dunia digital yang sudah saya tekuni selama ini. Pasti ada hal baru untuk anda, tentang bagaimana dapat GAJI DOLLAR dan di mana bisa mendapatkannya. Namun anehnya, di endingnya, saya malah merasa lebih cocok dapat GAJI RUPI'AH. Jiwaku ini begitu Indonesia :D

gambar dari pexels.com, bukan saya :)


Jadi, semalam, sesaat sebelum tidur, saya sempat membuat tweet ini, 



Itu bermula dari hati ini yang goyah membaca cerita salah satu teman freelancer, yang mengatakan bisa menghasilkan puluhan ribu dollar dalam 3 tahun. Lalu saya memburu blog-nya dan membacanya. Ada beberapa tutorial How To yang dia tulis. 

Sempat tertarik. Kayaknya keren nih dapat kerjaan jadi freelancer. Dapat kerjaan dari luar negeri, dapat gaji dollar pula. Top bangets. 

Saya pun membuat akun di dua platform penyedia pekerjaan untuk freelancer. Yaitu di Upwork.com dan di Projects.co.id.

Tempat mencangkul dollar itu kabarnya di Upwork tadi. 
Saya pun lanjut membaca postingan blogger bergaji dollar itu tadi. Sampai ke komentar-komentar di bawahnya (*kebiasaan stalker dan penikmat komentar tweet receh guyonan di twitter :D ).

"Harus bisa Bahasa Inggris"

Amanlah. Bisa kalau sekadar conversation saja. Nggak harus fluent. Oke lanjut ke-kepo-an saya. Dan isi kepala udah muncul berbagai rencana baru terkait berburu kerjaan menjadi freelancer yang kudu pakai Bahasa Inggris. Termasuk, kerjaan apa yang kira-kira bisa saya lakukan. 

"Harus pakai Kartu Kredit"

Jeng-jeeng-jeng. Bener kan apa yang sempat terbesit sedikit di hati saya. 
Kalau mau Go Internasional, pasti mau nggak mau kudu bikin kartu Kredit. Karena itu memudahkan kirim dan terima uang lintas negara. 

Ah, bisa diakali pakai Jenius Connect. 
Sempat kepikiran itu juga. Toh ini cuma perkara teknis. Begitu pikir saya. 

Dua website terkait freelancer itu saya PIN Tab, alias di Bookmark. Supaya besok mudah untuk membukanya lagi. 

Oh ya, saya buka Projects.Co.id karena sempat membaca tweet Reffi kalau di situ bisa dipakai untuk jualan e-book. Maka, setelah membuat akun, saya sempatkan mencari halaman Cara menjadi Seller produk digital, termasuk e-book. Dan iya, ini mudah. Ini marketplace freelancer dan produk digital yang bisa dicoba. Adanya rekening bersama dengan berbagai nama Bank, biasanya disukai oleh pembeli. Males banget biasanya mereka harus membayar biaya admin lintas bank, yang sekarang udah sampai 6.500 rupiah sekali transaksi. Bayangkan jika ada 10 transaksi tiap hari? 65 ribu lenyap hanya untuk bea admin antar bank. 

Seperti biasa, jika ada hal baru begini saya akan meluap-luap semangatnya. Terbakar dan terpacu. Lalu menyebut ini adalah TANTANGAN BARU. 

Aku harus bisa dapat dollar!

Ibaratnya begitu. 

Akan tetapi, mungkin karena udah makin tua juga usia, ada juga sisi bijak yang memperingatkan diri sendiri. 

"Apa perlu begitu Hen? untuk apa?"

Begitulah, dalam waktu singkat juga saya SWITCH MINDSET dan cara berpikir saya tentang perlukah saya dapat gaji dollar? 

Saya pun mencari jawaban sendiri. 
Yang paling teringat adalah pekerjaan yang sudah berjalan saat ini.
1. Saya mengajar di Kelasku Digital
2. Saya membuat kelas online
3. Saya sedang membuat ebook dan juga modul cetak untuk diperjual belikan
4. Saya menjadi pekerja remote salah satu startup yang lumayan juga gajinya per bulan
5. Saya dapat pekerjaan job review dari blog walau ga sering
6. Saya pun sedang ingin mulai menjual buku di tokopedia dan jilbab (lagi) di shopee
7. Saya punya beberapa ide kreatif membuat sesuatu atau menulis sesuatu di blog dan platform lain saya

Yang intinya adalah, saya sudah punya ladang rejeki, apakah perlu harus menengok ke kiri dan membangun ulang ladang lain dari nol lagi? apa tidak terbengkalai nanti ladang pertama ini?

Saya pun mencoba pakai LOGIKA. Yaitu dengan menghitung-hitung duitnya. 

Anggaplah, jadi freelancer dollar itu dapat gaji total 10ribu dollar per 3 tahun (seperti yang dicontohkan penulis blog di tulisan saya awal).

10ribu dollar = sekitar 150 juta rupiah. 
Per tahun = sekitar 50 juta rupiah
Per bulan jadinya sekitar 4-5 juta rupiah.

Nah apakah aku tidak bisa menghasilkan 5 JUTA RUPIAH dengan tanganku sendiri?

Pertanyaan ini muncul, lalu saya jawab dengan sangat cepat. TENTU SAJA BISA. 

Oke kalau begitu, goodbye UPWORK dan PROJECTS.Co.Id

Saya akan menggunakan platform milik sendiri saja dulu, supaya lebih mudah handle-nya. 
Untuk transaksi add to cart, saya sudah membuat webstore sendiri yang bisa muncul notifikasi. 

Saya bisa menjadi PRODUSEN sendiri dan MENJUAL SENDIRI produk yang saya buat itu. Paling mentok jika butuh, saya akan hire Designer Grafis atau Video Editor (itu kedua anak saya bisa juga melakukannya asal dibayar :D ). 

Begitulah, saya memutuskan untuk BEKERJA SENDIRI, semakin INDEPENDENT dan bergaji RUPI'AH. 

Nggak mau risau dengan dollar dan segala printilan "impact" di belakangnya. 

Bagaimana dengan anda?
Ya terserah. Karena pilihan ada di tangan kita masing-masing. 

Jika punya kapasitas, situasi dan kondisi yang mendukung keinginan bekerja secara FREELANCE dan REMOTE WORK dari luar negeri, maka yang harus anda siapkan adalah:
  1. Kemampuan Bahasa Inggris yang bagus, minimal conversation. Kalau belum bisa, cepetan belajar dan ambil kursus online. Atau belajar otodidak. 
  2. Portfolio digital yang bagus dan relevan dengan pekerjaan yang akan diambil. Juga buatlah CV atau RESUME tentang dirimu sendiri yang bagus.
  3. Buatlah akun di UPWORK.COM , PROJECTS.CO.ID dan beberapa marketplace freelancer dan platform lainnya. 
  4. Bergabunglah ke Komunitas yang cocok. Misalnya ada Grup Facebook: Kami Kerja Remote. Di sana sering berbagi cara kerja menjadi freelancer dan remote worker. 
  5. Terus asah skill diri. Banyak kelas online gratis berkualitas seperti di Coursera. Atau sengajalah berinvestasi untuk ikut kelas online berbayar di lembaga yang bagus. 
  6. Tambah dengan kemampuan manajemen kerja online. Biasakan bekerja dengan tools remote works, seperti Trello, Airtable, Discord, Telegram, Google Drive dan lain sebagainya. Kalau kerja sama orang luar negeri, ya nggak cukup hanya bekal ahli chat di grup whatsapp.
  7. Ingat juga untuk ELING lan WASPADA. Ingat untuk menjaga identitas personalmu dan hal-hal yang sekiranya memicu CYBER CHRIME. Jangan sampai kena hal-hal yang membuatmu kena masalah UU ITE, Copyright dan semacamnya. Karena nanti dendanya juga dollar. 

Oke, peluang kerja sekarang sangat terbuka sekarang. Asalkan kamu sendiri juga membuka diri untuk hal tersebut. Yang paling penting lagi, selalu MAU BELAJAR. 




Perubahan Cara Membuat Postingan Di Tampilan Blogger Baru

3 komentar
Tampilan Blogger Baru, memang minimalis rapi. Tapi bagi bloger lawas, lebih suka tampilan klasik. Masalah muncul ketika saya mengajar di kelas Blogging untuk Pemula. Biasanya peserta bakal bingung, karena yang mereka tahu langsung itu bentuk BLOGGER BARU. 

Alhasil saya cobalah, bikin postingan ini, untuk dokumentasi dan jika ada blogger lawas yang butuh pemahaman :)


tampilan blogger klasik
tampilan blogger klasik (lama)

klik Blogger Baru





klik icon + di sudut kanan bawah
klik ini untuk buat Post


Tampilan baru 

Ada Fitur langsung bisa nambah You Tube tanpa harus copas Kode Embed






Ini baru nemu opsi Tampilan Compose & HTML, di sudut kanan atas


Tetep bisa modifikasi ukuran You Tube di kode embed-nya, di bagian HTML


ganti ukuran video 



hasilnya 
klik Lihat atau View untuk hasil akhir