Belajar Coding Dengan Scratch Programming Untuk Anak dan Pemula

Tidak ada komentar

 Scratch Programming adalah konsep pemrograman yang digunakan di platform Scratch. Dikembangkan untuk memudahkan mengenalkan programming kepada anak-anak sejak usia dini. Untuk itu kode yang digunakan berupa block code (kode blok) yang bentuknya seperti lego atau puzzle berwarna-warni. 

Ada dua jenis platform yang bisa diakses yaitu:

  1. Scratch, bisa diakses di https://scratch.mit.edu/
  2. ScratchJr, bisa diakses di https://www.scratchjr.org/


ScratchJr

Kedua Scratch ini sebenarnya tidak dibatasi usia. 

Hanya saja, untuk ScratchJr akan jauh lebih mudah digunakan oleh anak-anak usia dini atau Taman Kanak-Kanak. Karena kode blok yang digunakan sederhana, tanpa perlu intruksi berbentuk tulisan. 

Contoh ScratchJr digunakan di HP: https://www.youtube.com/watch?v=Hq2NgyRoHcM

Contoh ScratchJr digunakan di Laptop: https://www.youtube.com/watch?v=cEt7IWZqtVo

credit: passmarc.cac.qld.edu.au


ScratchJr utamanya diunduh dan diinstall di HP/Tablet/Ipad. Namun saat ini sudah ada beberapa programmer yang membuat versi beta, sehingga ScratchJr bisa diunduh dan diinstall di laptop/komputer. Jika anda ingin menggunakannya, bisa unduh di: https://jfo8000.github.io/ScratchJr-Desktop/

Bagaimana mulai menggunakan ScratchJr atau mengajarkannya?

Sumber materi lain untuk belajar coding ScratchJr adalah: 

  1. https://www.scratchjr.org/teach/curricula
  2. https://pbskids.org/learn/scratchjr/
  3. https://scratchjrfun.com/
  4. https://passmarc.cac.qld.edu.au/mod/folder/view.php?id=40477
  5. https://www.coderkids.com/blog/scratchjr-projects-for-kids


Scratch

Scratch ini bisa diakses di website www.scratch.mit.edu. Kode blok yang digunakan lebih banyak dan detil dengan adanya tulisan untuk tiap fungsi kode. Scratch bisa digunakan secara online ataupun offline. Menurut pengalaman penulis, belajar coding dengan Scratch ini lebih mudah dimulai untuk anak usia 3 SD atau sekitar 8 tahun dan sudah terbiasa menggunakan laptop/komputer, sudah bisa baca tulis dan bisa belajar mandiri tanpa harus ada bantuan orang tua/dewasa setiap kali menggunakannya. 


Hal penting yang perlu diketahui ketika ingin mulai menggunakan Scratch adalah:

  1. Memahami menu dan fitur yang tersedia di website Scratch.mit.edu
  2. Sudah melakukan pendaftaran (klik Join in dan verifikasi email), ini untuk memudahkan simpan dan share link hasil coding secara online. Jika belum verifikasi email, maka anak tidak akan bisa Share link hasil codingnya. 
  3. Mengunduh dan menginstall Scratch Desktop, untuk keperluan menggunakan Scratch di laptop/komputer tanpa internet. Perlu dipelajari juga cara Save dan Load file hasil coding di Scratch Desktop secara offline.



Cara mulai belajar coding di Scratch, bisa diakses di beberapa tautan berikut:


Poin dasar coding di Scratch adalah:

  1. Memahami fungsi kode blok
  2. Mulai membuat Hello World
  3. Mengganti dan menambah Sprite, Sound, Backdrop, Costume sprite baik dari website Scratch, menggambar di Paint Editor atau Upload file dari laptop.
  4. Menambah kode blok dari EXTENSION
  5. Membuat variabel
  6. Membuat Broadcast Message
  7. Membuat Custome Block
  8. Menyimpan dan menggunakan script code, backdrop, sound ke BACKPACK
  9. Remix dan modifikasi project
  10. Re-used block, sprite, backdrop dengan cara duplicate atau export dan upload. 


Serunya Debugging Hasil Coding Anak-Anak

Tidak ada komentar

Selesai membuat game, kadang ada error di project coding buatan anak-anak. Rameee biasanya, heboh karena katanya udah bener kok salah melulu?

Nah, sebelum ending kelas, kita DEBUGGING dulu tuh. Mencari BUG atau kode yang error. Anak-anak yang gantian SHARE SCREEN, jadi saya bisa melihat codenya langsung. 

Biasanya salahnya ga jauh-jauh amat. Keliru memasukkan nama variabel, atau salah tempat menyelipkan kode. 

Satu kekeliruan kecil aja, sudah berdampak. Jalan codingannya beda. Nah belajar coding ini yang ga sadar bisa melatih ketelitian anak-anak. 

Dan prosesnya tergantung karakter anak. Kalau tipe tenang, ya bisa kalem aja menelusuri kode satu demi satu. 

Kalau tipenya rame dan heboh, biasanya panik di rumahnya. Dan åsuara saya di MIC nggak terdengar.

Kalau udah gitu, trik saya ya ikutan teriak, sambil bilang, " Ssttt...heiii sssttt...sebentar. Tenang tenang tenang. Ayo lihat lagi satu satu. Sabar."

ya gitulah resikonya kelas online. Kalau kelas tatap muka, kita bisa pegang pundaknya. Atau peluk dulu bentar anaknya. Atau godain cuwil pipinya. :D

Inilah yang bikin kangen sih ya :)



Review Blender Sharp Blazter SB-TW101P

Tidak ada komentar

 Kepincut beli Blender Sharp Blazter SB TW101P karena Flash Sale. Dan juga mengamati gambar produknya, kok ada tabung bentuk gelasnya? kan menarik tuh, habis nge-blender tinggal minum aja. Nggak bikin bak cuci piring jadi penuh. 


gambar dari https://id.sharp/products/small-home-appliances/sb-tw101p

Tersebutlah promosi flash sale ini, dari harga normal 350 ribu menjadi  279 ribu. Plus ongkos kirim ke Surabaya, total 309 ribu. Jadi hemat sekitar 41 ribu. Lumayan lah ya, nggak pakai macet dan repot ke toko, diskon pula. 


Pas Flash Sale, saya nggak langsung klick Add To Cart dan Checkout. Malah kerja dulu. Ngajar dulu. Trus browsing review dulu, tentang asik nggaknya nih Blender. 

Sempat iseng bikin instagram story juga, nanyain Polling : Mending beli Panci atau Blender ya?

Dan jawabannya beragam. Sampai ada yang njapri, tergantung kebutuhan mbak. Eh lah jadi serius :D


Pas saya udah sreg mau beli. Klik lagi ke SHOPEE: Sharp Official Store [ ini bukan endorse, jadi rreeview jujur >.< ], eh ternyata STOK HABIS. Sedih banget to. Ya sudahlah nggak rejeki. Belum. Besok-besok ajalah. 

Pas udah malam, di atas kasur dan rebahan sambil ngadem. Iseng aja mencari blender lain pengganti tipe ini. Ketemu juga merk Sharp. Laiya emang browsingnya di toko yang sama. Beda tipe. Biasa aja. Murah. Gpp deh beli itu aja, khusus untuk buah. Karena blender lamaku, merk Philip, masih bagus dan bandel, cuman ya itu, bau bawang. Karena lebih sering dipakai blender bumbu masakan. Rupane blender e yo wis ra karu-karuan. Tapi performa masih bagus tuh. Emang merk ini kuat banget untuk blender. 

Udah mau beli blender baru yang lebih murah, iseng nih. Cek lagi nih blender Blazter. Eh terrnyata udah di RESTOK. Harrganya masih promo juga. Itu sekitar jam 9-10 malam ya. Langsung aja deh beli. Dan checkout. Dan bayar pakai shopee pay. Done. Tinggal dikirim. 

Waktu milih pengiriman, sebenarnya ada free ongkir potongan 10ribuan gitu pakai Shopee Express. Cuman sempat browsing review nih ekspedisi yang saya baru dengar, kok ada yang komen dapat notif terkirim abal-abal. Ya sedih kan. Ya sudah, pakai harga ongkos kirim biasa aja dengan JNE Cashless, lumayan bisa di track lah nanti jika ada apa-apa. Walau ongkir ga ada potongan. Asal bleender selamat sampai tujuan.

Sesuai perkiraan nih blender datang. Dikirim JNE pakai mobil. Jadi bukan abang kurir naik motor. Amanlah ya. 

Sekitar 3 hari kemudian baru unboxing dan bener. Itu senang deh isinya banyak untuk tabung blendernya. Ada 4 bentuk gelas. Cocok nih, serumah saya isinya 4 orang manusia. 

Tabung lainnya normal seperti blender biasa. 

Keesokan harinya, baru mencoba nih blender setelah sebelumnya belanja susu cair, pisang cavendis dan buah naga. Ya pengen banget bikin smoothies pakai blender ini.


Percobaan 1: bingung sendiri. 

Lihat You Tube, katanya nih blender ditekan biar jalan. Eh nggak bisa

Ternyata, bukan ditekan gais. Digerakkan ke kanan. Dibelokkan aja gitu. Asalkan kunci udah pas kliknya antara mesin dan tabung blender plus pisaunya. 

Mau nge-blend ngeri-ngeri gimana gitu takut tumpah.

Awal tes blend dengan tabung kosong, malah error, itu seal karet lepas. 

Sama suami langsung dibenerin dan dirapetin. Udah gitu saya isi aja dengan bahan smoothies. Susu cair 1/3 gelas aja. Lalu blend. Sebentar-sebentar gitu ya nge-blend-nya. Aturannya nggak boleh lebih dari 1 menit. 

Suaranya kenceng banget. Kayak tukang bangunan lagi ngiris keramik >.<

Cuman pisaunya tajam pula. Sekali dret dret dret, udah alus. Untuk bikin smoothies segelas, cukup 2-3 kali putar aja. 

Kemudian pisau dilepas dan tinggal minum, ga usah dituang lagi ke gelas lainnya. Mudah bukan?


Percobaan 2: bikin jus tomat. 

Tomat mentah diiris jadi 4, dikasih gula pasir dan air dikit. Blend. Udah jadi. Halus banget. Enak. 


Nah, dua hari berikutnya, saya coba bikin lagi nih smoothies buah naga. Eh karena salah nggak rapet waktu nutup tabung dan pisau, jadinya seal karet putus. Tuh suami saya udah mau emosi aja tuh. Biasa hahaha. 

Untung ada dua pisau. Jadi bisa pakai satunya. Kalaupun mentok nggak bisa, ya pakai jenis tabung blender biasa aja. Yang nggak perlu dituang kebalik saat nge-blend. Walau jadinya kudu dituang ke gelas baru dulu. 

Selesai minum smooothies setelah drama seal karet putus, saya bertanya ulang ke suami. "Apa bisa dibakar aja bisa nempel?"

Sebelumnya dia jawab, dikasih lem ajaib aja macam alteco gitu. 

Tapi kayaknya susah deh, karena ini plastik, dan nanti basah trus harus muter gitu.

Dia pun meralat kata-katanya. Dan bilang, cari aja di toped kayaknya ada yang jual. Eh beneran ketemu. Bapak-bapakk cari di toped. Saya cari di Shopee :)

Nih harganya nemu ada yang 45ribuan ada yang sampai 100 ribu lebih. 

Masih saya chat ke pemilik olshop, nanya apakah produk jualannya ori? karena kalau iya dan murah, kan bisa nyetok di rumah. Mungkin beli sekalian 5 biji. 


Begitulah review blender isi banyak ini. 

Dengan harga segitu, worthed lah ya.

Kalau punya anak bayi, harus waspada. Saat nge-blend, itu bising buanget. Takutnya anaknya nangis kejer malahan. 

Selamat mencoba. Saya mau eksperimen bikin aneka jenis smoothies setelah ini :)



Bootcamp KCMI Sesi 1: Membuat Website dengan HTML

Tidak ada komentar

 Pertemuan pertama di Google Meet sekaligus di Live Streaming ke You Tube



Link Studio Code: https://studio.code.org/projects/weblab/sJ6zJ1mVR8cM8_KgsYln2xKkQd1OH93pzzMYBFhHV_M/edit

Kenapa Coding Penting?

Tidak ada komentar

 

Jika kita mencari jawaban dari judul ini di google, maka akan tersedia banyak sekali quote bagus yang menyatakan kenapa coding itu penting.

Salah satunya adalah, “ Everybody have to learn how to code, because it teaches you how to think”.

Yang artinya, “Sebaiknya, semua orang belajar cara untuk code atau sebut saja coding, karena itu mengajari cara berpikir”.

Indonesia, termasuk negara yang sedikit terlambat untuk mengenalkan konsep coding kepada anak-anaknya. Untuk itu, bu Heni Prasetyorini selaku Founder Kelasku Digital, hadir untuk menjadi narasumber dalam Webinar yang diselenggarakan oleh Mikaza Sukaza School Surabaya.

Untuk memberikan wawasan kepada orang tua, guru dan wali murid tentang apa itu coding dan kenapa itu penting untuk anak-anak.

Berikut adalah rekaman videonya:

FREE ONLINE BOOTCAMP KCMI FOR WOMEN

Tidak ada komentar

 

KOMUNITAS CODING MUM INDONESIA [KCMI]

Menyelenggarakan FREE ONLINE BOOTCAMP khusus perempuan. Usia 18 tahun ke atas. Tidak harus sudah menikah dan tidak harus sudah jadi mum (ibu-ibu).

Materi: BELAJAR BIKIN WEBSITE STATIS DENGAN HTML, CSS DAN BOOTSTRAP.

Untuk: pemula

Maksud pemula adalah yang sama sekali tidak pernah mengenal pemrograman atau coding. Namun boleh juga jika anda ingin ikut lagi untuk me-refresh ilmu membuat website yang dulu pernah dipelajari jaman sekolah/kuliah/bekerja.

Output:

  1. Mengetahui cara membuat website
  2. Mengetahui konsep dan syntax HTML, CSS dan Bootstrap
  3. Mampu membuat website statis sederhana untuk keperluan belajar
  4. Mengetahui cara belajar mandiri untuk mengembangkan materi dasar yang sudah didapatkan selama bootcamp

Prasyarat:

  1. Wajib perempuan usia 18 tahun ke atas
  2. Menyediakan laptop dan akses internet mandiri [kelas dilakukan online]
  3. Berminat besar untuk terus belajar dan praktik mandiri
  4. Sudah terbiasa menggunakan laptop/komputer, internet dan skill digital dasar
  5. Aktif di kelas belajar dan di grup telegram KCMI
  6. Bersedia meneruskan semangat belajar dan mengajarkan materi yang sudah didapatkan kepada anak, saudara, keluarga, murid dan siapapun yang membutuhkan

Biaya : GRATIS

Learning Resources dan Tools:

  1. W3Schools
  2. Studio Code Web Lab
  3. Brackets Code Editor
  4. Google Meet
  5. Grup Telegram

Pengalaman Terkait StartUp

Tidak ada komentar

 

Kata kunci STARTUP lagi hits. Salah satu penyebabnya adalah mulai tayangnya Drama Korea berjudul Start-Up

Para pelaku Start-Up pun mulai muncul dan menjadikan drakor ini sebagai bahan obrolan atau sekadar caption di instagram.

Saya juga ikut-ikutan ingat jejak langkah masuk di dunia perusahaan rintisan alias Start-Up ini.

Di bawah ini masih dokumentasi foto yang berhasil saya kumpulkan dari Facebook (tempat simpan foto paling cepet :)). Untuk ceritanya menyusul dari editan artikel ini satu demi satu.

2019: Menjadi Mentor DILO PAD [ DILO Pre-Startup Development]

Sebuah training mentorship edukasi tim yang akan membuat startup dan mengikuti program selanjutnya.

Sebelumnya, saya pernah menjadi Guru Tamu juga di SMA Negeri 5 Surabaya, untuk materi Kewirausahaan dan berbicara tentang Startup.

Saya pun, menjadi Ketua Organizer Global Startup Weekend Women Surabaya tahun 2019

Lumayan juga kenangan dan pengalaman terkait Startup.

Apalagi buku yang dibaca dan training yang diikuti. Sempat baca buku tentang Startup lebih dari satu dalam waktu singkat. Karena akan diajak kerjasama membuat startup baru, yang ternyata ilang tanpa jejak.

Gpp, lumayan ilmunya nancep ga ilang.

saat ikut training membuat BMC {Business Model Canvas} by pak Zaenal Arifin di RKB Surabaya

Bahkan menang lomba menulis di blog pertama kali itu juga dengan tema StartUp.

Juga nekad naik motor bertiga, membonceng dua anak lelaki ini untuk ikutan seminar tentang StartUp.

link postingan foto bersama Chiki Fawzi : https://www.facebook.com/photo?fbid=987105901373786&set=a.985020954915614

Apa Jadinya Ketika Anak Gamer Belajar Coding

Tidak ada komentar


When you teach code, you’re not only teaching the language of technology. You’re teaching new ways to think and bring ideas to life.

Pengalaman menarik kemarin, ketika saya mengajar kelas privat untuk Khanza, kelas 3 SD, di kelas Ayo Bermain Coding menggunakan Scratch Programming.

Bagi yang belum tahu apa itu Scratch Programming, bisa buka saja langsung websitenya www.scratch.mit.edu dan membaca berbagai resources yang sudah disediakan oleh tim developer di web tersebut.

Sebelum mengajar Khanza, saya membuat contoh materi, yaitu membuat Flashcard Perkalian Sederhana. Tutorialnya bisa dilihat di sini:

Saya memberikan contoh membuat Flashcard standar, lalu ditambah Sound code dengan rekaman suara saya bergaya standar biasa juga.Tetapi Khanza tidak. Dengan berani dia merekam suara Perkalian dan Hasilnya, dengan nada yang begitu panjang dan riang. Khas dengan anak-anak.

Bisa dilihat hasilnya di video ini:

Saya terpana beberapa detik. Untuk kesekian kalinya saya merasakan kalah ANAK-ANAK INILAH GURU SAYA. Mereka mengajarkan hal-hal yang tidak terbesit di benak saya. Seorang dewasa yang sudah banyak terkikis keberanian kreatifnya karena banyak harus melakukan hal standar.

Tidak hanya Khanza. Beberapa anak lain juga mengajarkan saya. Di kelas online belajar Scratch Programming ini, para Scratch Coder, saya menyebut murid-murid saya itu, berani sekali mengeksplorasi Scratch. Jauh lebih berani daripada saya, gurunya.

Mereka membuka Google Translate dengan santainya, ketika ingin menuliskan Instructions dan Notes/Credits saat share Scratch project, dalam bahasa Inggris.

Begitu juga saat membuka code extension Text to Speech, yang ada code berbagai bahasa. Mereka dengan santainya menambahkan code untuk bahasa lain : Jepang, Rusia, Korea, dll dan mencari kata padanan dengan google translate.

Untuk penggunaan Google Translate saat itu, sama sekali tidak terpikir oleh saya :)

Anak-Anak Gamer

Sebagian besar murid saya, adalah anak-anak gamer. Atau anak-anak yang suka main game. Rata-rata mereka bercerita suka bermain ROBLOX.

Saya mendengar tentang Roblox, Minecraft, PUBG, dan nama game lain dari kedua anak lelaki saya. Sebaliknya, saya, ibunya, belum tertarik untuk bermain game online seperti mereka. Paling banter dulu saya bermain tetris (jaman dulu banget). Game lain cuma coba-coba awal saja, tapi cepat mandeknya. Saya sama sekali tidak telaten bermain game. Jika kalah di awal, ya sudah berhenti. Tidak mau mencoba lagi ke level awal, apalagi sampai ke garis finish.

Anak saya, termasuk anak gamer kelas berat. Bahkan membuat saya cemas dan bingung ketika dia kecil harus disikapi seperti apa. Itulah yang membuat saya nekad saja masuk ke dunia baru, dunia coding, dunia pemrograman, dunia IT = teknologi dan informasi dan hal-hal di luar pemikiran saya waktu itu, demi mencari tahu cara memfasilitasi anak-anak gamer semacam ini.

Alhamdulillah, usaha saya membawakan hasil.

Anak saya yang sempat dituding oleh seorang pembicara seminar sebagai “pecandu game” di depan umum, di atas jari telunjuk yang menuju ke hidung saya itu, sekarang bisa menyalurkan minat dan bakatnya pada game dan segala hal terkait teknologi informasi.

Anak saya yang ini, memilih masuk SMK jurusan RPL (Rekayasa Piranti Lunak) yang pelajarannya terkait coding dan programming. Beberapa kali berprestasi di SMK itu terkait coding dan bisa lolos SMPTN ke PENS — politeknik negeri terbaik di Surabaya — tanpa tes, tanpa harus ikut UTBK. Saya yakin ini juga berkat beberapa prestasinya di dunia pemrograman itu tadi.

Anak saya memilih jurusan Game Technology. Jurusan yang relatif baru di PENS. Cocok sekali dengan dia. Yang tidak hanya suka coding, tapi juga bisa menggambar digital deengan photoshop, membuat video animasi, mengedit video dan merancang cerita. Persis dengan konten yang ada di dalam game.

Anak saya ini, sejak kecil, lebih suka belajar sendiri (otodidak) untuk berbagai hal. Dan sangat telaten mencoba game baru sampai tuntas walau saat itu komputer kami sangat jadul, bahkan tidak ada akses internet. Ketika ada modem dengan sinyal internet sangat lemah pun, anak saya bersikeras untuk main game, belajar dan mengeksplorasi hal lain di komputer itu. Karakter ini terbangun tanpa sadar oleh kegemarannya pada game. Terbukti waktu SMK, dengan fasilitas sangat terbatas. Dan aturan yang sangat membatasi karena sekolahnya ada di lingkungan pondok pesantren di daerah Peterongan Jombang, anak saya masih mau belajar hal baru, belajar coding sendiri dan ikut lomba.

Pengalaman saya bersama anak kandung sendiri ini, menggerakkan hati untuk bisa memfasilitasi anak-anak yang punya minat sama.

Beberapa kali saya perhatikan, bahwa anak-anak kecil yang suka main game ini bukannya makin berkurang, melainkan bertambah. Tentu saja, akses internet makin mudah, harga gadget juga makin murah. Aneka jenis game online juga bertebaran di internet.

Apakah anak-anak ini dibiarkan saja?

Atau hanya diputus saja, dilarang begitu saja?

Saya punya pengalaman betapa menderitanya anak-anak penggemar game yang dilarang untuk membuka komputernya. Sangat tertekan secara emosional.

Maka, hadir untuk mengenalkan hal lain yang bisa dilakukan selain main game di HP atau laptop, adalah niat yang saya punya saat ini.

Di KELASKU DIGITAL, saya membuka kelas online untuk anak-anak belajar coding dengan Scratch Programming.

dan juga kelas online belajar coding membuat website,

Saya mulai kelas coding kids ini, secara tatap muka sejak 2018. Namun baru mulai membuka kelas onlinenya di bulan Ramadhan tahun 2019 kemarin. Hasilnya adalah anak-anak bisa mengikuti kelas belajar coding secara online. Dan jika hadir sepenuh hati untuk memahami mereka, maka sedikit demi sedikit mereka akan paham bahwa mereka aman dari tudingan sebagai pecandu game yang tidak berguna. Juga mereka tahu cara lain melakukan sesuatu, membuat sesuatu seperti game, animasi dan dongeng interaktif dengan Scratch Programming atau tools lain, dengan kegemarannya bermain game itu.

Menghadapi generasi sekarang, intinya kita harus hadir untuk mereka. Bukan sedikit-sedikit menuding mereka dan membatasi geraknya. Kita yang harus belajar banyak hal.

Semoga menginspirasi.

Tentang Komunitas Coding Mum Indonesia (KCMI)

Tidak ada komentar

 Ini adalah video untuk menjelaskan tentang Komunitas Coding Mum Indonesia. 




Komunitas Coding Mum Indonesia.
Connect — Code — Empower

Instagram: www.instagram.com/kcmi_id
Twitter: www.twitter.com/kcmi_id

Facebook Page: www.facebook.com/codingmumindonesia

Facebook Group: http://bit.ly/grupfbkcmi
Blog: http://bit.ly/blogkcmi
Telegram: https://bit.ly/telegramkcmi

Women only. Hanya Untuk perempuan. Terutama ibu rumah tangga. 

Bagaimana cara belajar codingnya?

Simak video berikut:


Sharing Pengalaman di Live Facebook: Bagaimana Mulai Bekerja Modal Internet di Rumah

Tidak ada komentar

 Bagaimana mulai bekerja dengan  modal internet di rumah? Apalagi pengalaman mbak Heni yang mulai berkarir ketika sudah menjadi ibu rumah tangga belasan tahun?

Sambil menunggu momen mengajar online untuk belajar coding anak-anak, saya berbagi cerita di Live Facebok. Selamat menyimak.

Review Drama Korea My Mister My Ahjussi Yang Layak Ditonton Berkali-kali

Tidak ada komentar


 

Melihat poster dari drama Korea ini, pasti kalian mengira isinya adalah cerita penuh canda tawa. Tapi coba saja memutarnya. Bahkan di episode pertama saja, auranya begitu muram. Lelah, sedih, marah dan tertekan. Adegan demi adegan mengenalkan satu demi satu karakter dengan tipe kemuramannya sendiri-sendiri. 

Lee Ji An, satu-satunya perempuan di poster drama di atas, adalah tokoh utama pendamping Park Dong Hoon, lelaki yang tertawa lebar di sebelah kirinya. 

Singkat cerita, tiga lelaki di atas adalah tiga bersaudara kandung. Lee Ji An adalah salah satu karyawan yang direkrut oleh Park Dong Hoon yang saat itu masih menjadi manajer. 

16 episode tersaji rapi dan runtut, juga manis. Alur ceritanya kaya dengan makna kehidupan. Semua orang punya andil masing-masing untuk menyajikan persoalan hidup yang terasa begitu nyata. Benar-benar bisa terjadi di kehidupan sehari-hari sekitar kita. 

Ji An, gadis muda yang susah payah dalam hidupnya. Ditinggalkan sejak bayi dalam asuhan neneknya yang bisu dan tuli. Tanpa bisa mengelak untuk menerima warisan berupa hutang yang banyak dari ibunya yang melarikan diri setelah dia dilahirkan. 

Ji An hidup sebagai bulan-bulanan rentenir. Begitu juga neneknya yang hampir setiap hari jadi samsak, sasaran pukulan mereka yang menagih uang dan marah karena ibunya Ji An tak datang-datang. 

Sedari kecil, Ji An terus bekerja untuk membayar hutang ibunya yang takkan pernah habis juga. Karena berhutang di rentenir, berarti jumlah uang yang beranak pinak dengan cepat karena sistim bunga yang sangat besar dan kadang tidak masuk akal. 

Ji An tumbuh menjadi pribadi yang tertutup dan tidak percaya kepada siapa pun. Demi menjaga kewarasannya yang sering mendapat perlakuan kasar dari sekitar. 

Manajer Park Dong Hoon, yang selanjutnya dia panggil sebagai, Ahjussi, alias paman, adalah orang pertama yang memperlakukannya secara manusiawi di saat Ji An ditawari untuk makan malam bersama staff. Cerita kebaikan Ahjussi pun bergulir di situ. 

Apakah ini kisah cinta terlarang antara bapak-bapak dan seorang gadis muda?

Bukan!

Konflik terjadi ketika Ji An, mengetahui adanya perselingkuhan antara istri si Ahjussi ini dengan CEO di kantor mereka. Persaingan di dunia kerja antara CEO yang adik kelas di kampusnya Ahjussi dan pengkhianatan cinta menjadi fokus utama jalan cerita. Momen pemilihan Direktur perusahaan baru, yang membuat Ahjussi dan Ji An terlibat banyak masalah.

Yang menarik, di sela-sela alur cerita menuju pemilihan Direktur ini, banyak kisah kehidupan yang disajikan. Tentang orang hebat berprestasi yang memilih menjadi Biksu dan melepaskan semua kesuksesannya di dunia termasuk cinta pertamanya.

Tentang kasih sayang tiga orang bersaudara di dalam keluarga. Persahabatan antar teman dan lingkungan rumah, yang walau digambarkan bisa akrab karena momen minum-minum bir setiap hari. Juga hubungan manis antara Ji An dan neneknya yang bisu tuli. 

Pesan moral utama disampaikan di adegan akhir, percakapan antara Ji An dan Neneknya di Panti perawatan. Nenek mengatakan bahwa, Semua hubungan interpersonal (antar manusia) adalah penting, baik dan berharga. Dia juga menasehati Ji An untuk hidup dengan baik dan bahagia, sebagai cara membalas budi kebaikan orang-orang baik yang telah menolongnya itu. 

Eskpresi nenek dan caranya berbicara dengan bahasa isyarat bersama Ji An, begitu masuk ke dalam kalbu. Perlahan, tenang dan tiap satu kata mengandung makna. 

Penonton bisa menangis berkali-kali melihat drama Korea ini. Menyadari hubungan interpersonal yang mungkin gagal di satu sisi dan sisi lainnya. Gagal sebagai anak yang baik, teman baik, saudara yang baik. Atau bahkan menganggap semua orang tidak baik alias tidak bisa percaya kepada orang lain. 

Namun itulah liku-liku kehidupan. Kesedihan, kemarahan, kesalahan adalah alat untuk tumbuh dewasa. Drama Korea berjudul My Mister atau My Ahjussi ini layak ditonton semua orang. Bahkan anak remaja juga bisa diajak, asalkan orang tua mendampingi tentang nilai moral menanggapi minum miras, mabuk dan banyak umpatan di sana. 

My Mister, recommended drama. 






Cara Menghilangkan Bau Badan Pada Anak dan Remaja Dengan Deodoran Alami

Tidak ada komentar

Bau badan jadi isu yang menjadi-jadi di rumah saya. Anak-anak lelaki saya yang mulai remaja dan beranjak dewasa itu mulai bermasalah. Setiap kali mandi dan berkeringat, langsung tercium aroma menyengat yang bisa bikin kita serumah mabuk. Bau banget. 

Bertahun-tahun lamanya kami memakai deodoran roll on yang ada di pasaran untuk mencegah bau badan ini. Cuman anak saya tuh tidak suka. Dia bilang ketiaknya jadi gatel dan nggak nyaman kalau pakai deo roll on. Ditambah lagi, bau badannya juga nggak ilang-ilang banget walau dah pakai itu. Jika udah banjir keringat atau pakai kaos yang panas dan ga nyaman gitu, hadeh baunya banget deh. Anak saya sih cuek tapi kita yang senewen. Kebayang kan kalau nih anak harus ketemu orang atau saudara dan cuek aja dengan bau badannya. Saya, mamanya yang malu. >.<

Saya sendiri pun punya masalah yang sama. Biasanya pakai deo roll on, 2-3 oles sudah ampuh. Tetapi semakin ke sini, udah nggak ampuh lagi. Ketika bagian ketiak berkeringat atau tertutup, misalkan karena terkena tali tas ransel berjam-jam. Atau memakai baju dobel cardigan/blazer, dijamin bau badan kembali datang. Deo roll on sama sekali nggak mempan. Kalau ini kejadian di ruang publik kebayang malu dan salah tingkahnya saya.

Beberapa tahun lalu, saya sempat mencari tahu cara membuat produk skincare dan bodycare dari bahan alami. Dan menemukan kalau jeruk nipis bisa ampuh menghilangkan bau badan. Dan saya segera mempraktekkannya. Membeli jeruk nipis, memeras dan mengambil airnya saja. Kemudian saya masukkan ke botol spray. Kalau mau pakai langsung semprot aja gitu ke ketiak.

Hasilnya emang beneran tidak bau badan. Tapi di ketiak rasanya lengket dan gatal. Apalagi jika ada sedikit luka di ketiak ada sekitarnya, itu kan perih banget kena jeruk nipis. 


pengalamannya saya tulis di tautan ini, kalau dilihat ya 5 tahun lalu :)

Menghilangkan Bau Badan Dengan Ekstrak Jeruk Nipis


Karena gatal, perih dan tidak nyaman, anak saya kembali menolak memakai deodoran. Saya pun lumayan pegel kudu memeras jeruk nipis terus :)

Jadi kembali ke deodoran roll on yang dijual di pasaran itu. Untuk saya dan suami, memilih rexona. Anak saya kembali menolak, karena bagi dia itu gatal juga untuk ketiaknya. Saya pun membelikan merk lain yang sekarang makin banyak. Dan lagi-lagi, anak saya malas memakainya karena gatal di ketiak. 

Dia memilih tidak pakai deodoran apapun setelah mandi. Dan cuek dengan bau badannya yang kalau dia makin keringetan, bikin saya kliyengan. Anak cowok nih, ampun pisan dah. 

Saya pun, setelah bertahun-tahun lamanya memakai rexona, jadi punya masalah baru. Bau badan masih aja ada terutama kalau berkeringat. Padahal saya udah menambah olesannya menjadi berlapis-lapis banyanya sampai jadi bahan bully di rumah. Kebayang tebelnya ketiak tuh rasanya dioles berapa lapis? ratusan, lebih. :D

Untung banget akhirnya menemukan deodoran natural ini di tiktok.

Tiktok?

Iya hehehe.

Maap nih ibu-ibu suka main Tiktok

Saya tuh suka lihat gaya anak muda berbisnis. Eh akhirnya lewat itu di fyp, deodoran yang laris banget. Tiap hari closing terjual ribuan botol. 

Awalnya cuma kagum bisnisnya. Lalu iseng mampir ke olshop dan instagramnya. Cuma di keep aja gitu. Karena merasa terlalu mahal.

Harga Butuh Deodoran Spray alami = 43ribu/botol.

Harga rexona roll on = 20 ribuan paling pol.

Namanya ibu-ibu, ya perhitungan lah masalah harga. Jadi skip. 


Setelah itu, masalah bau badan tetep aja bikin gerah. Apalagi semuanya ada di rumah kan selama pandemi Corona. Pakai rexona udah ga mempan. Makin tebal ketiak masih aja bau badan. 

Saya pun memberanikan mencoba Butuh Deodoran yang "mahal" itu. Saya sedikit menyangsikan kealamiannya. Jadi chat langsung ke admin. Minta bukti bpom dan uji lab. 

Ketika disebutkan bahan Butuh Deodoran adalah:

- ekstrak lime (jeruk nipis)

- tawas

- air


Saya pun ingat eksperimen 5 tahun lalu pakai deodoran pakai jeruk nipis langsung tanpa diolah dengan teknologi kosmetik dan pengetahuan membuat bodycare di laboratorium. 

Ah menarik, akhirnya saya membeli dan membuktikan keampuhannya. Lanjutnya ya pasti, menjadi tukang jualan deodoran juga lah :D




kalau mau beli, bisa klik ini ya bit.ly/stopbaubadan atau kontak whatsapp 087851781356. Bisa juga kalau kamu sekalian mau jualan. Ada harga untuk reseller. 







Tips 2 Cara Mulai Kerja Online Dari Rumah

Tidak ada komentar

Tips 2 Cara Mulai Kerja Online Dari Rumah 



Tips 2 Cara Mulai Kerja Online Dari Rumah


Kerja Online Jangan Gaptek dwoong ah.


Saya pernah handle satu content writer. Yang mengirim tulisannya full satu artikel di whatsapp.

Waktu diminta kirim file saja. Tetep kirimnya di WA.

Asumsi saya: nih bocah gaptek nih.

Ga ditegur dan dimarahin. Kasihan nanti malu dan down jadinya. Saya arahkan untuk berkomunikasi lewat email. Udah itu aja dulu.

Tapi kalian jangan gitu lah ya. Kuasai tools basic untuk kerja online. Yaitu:
  1. Cloud computing: cara simpan, bikin, sebar file secara online. Paling lengkap dan mudah, pakai aja GOOGLE DRIVE. Karena di dalamnya ada Google Doc, Google Sheet, Google Form dll
  2. Remote worker management. Kalau kerjanya satu tim, mending pakai tools biar bisa track progress per orang. Bisa pakai TRELLO atau AIRTABLE. Atur janjian jadwal pakai CALENDLY. Untuk freelancer ngitung jam kerja pakai TOGGL.
  3. Digital Creative Apps. Untuk membuat konten digital seperti gambar, video, bahkan CV kekinian kalian: Manfaatkan yg gratisan misalnya CANVA, REMOVE.BG, OBS, MEDIBANG PAINT, KINEMASTER, BIT.LY, AUTODESK SKETCHBOOK, dll

Jangan sampai ngirim CV buat ngelamar kerja, masih pakai ms Word dan teks doang !!!!

Oke sudah ada kata kuncinya. Tentang apa dan gimana pakainya: BELAJARLAH SENDIRI.

Akhir kata, selamat belajar :)

Tips 1 Cara Mulai Kerja Online Dari Rumah

Tidak ada komentar

Tips 1 Cara Mulai Kerja Online Dari Rumah



Tips 1 Cara Mulai Kerja Online Dari Rumah


Buat orang TAHU & PERCAYA dulu dengan kemampuan kalian.


Kerja online itu dasarnya TRUST atau kepercayaan. Karena tidak ada tatap muka dan pengawasan langsung.

Kerja online juga BUKAN SULAP. Sekali kirim “lamaran kerja” langsung tembus.

Pihak HRD atau Klien akan kroscek dulu. Apakah kalian benar-benar MAMPU dan BISA DIPERCAYA?

Supaya mereka percaya, maka:
  1. Tunjukkan kemampuan kalian dalam portfolio digital yang rapi dan update. Bisa di blog, instagram, fivver, behance, github dll.
  2. Berperilakulah yang baik. Attitude kalian di dunia digital bisa terlacak dengan mudah. HRD atau klien bakal males banget merekrut calon partner atau karyawan yang suka share berita hoax, bersumpah-serapah di media sosial dll.
  3. Tunjukkan kemampuan dengan MEMBANTU. Ikutlah kerja sukarela, magang atau sekadar menawari jasa ke teman untuk membantunya. Dan tetap ingat untuk bekerja baik dan mendokumentasikan dengan baik di laman portfolio digital kalian.
  4. Jika masih ga jelas punya skill apa yang paling tajam. Maka ikutilah semua kegiatan dengan serius. Nanti akan terasa sendiri mana yang cocok dan tidak. Lalu pilihlah yang cocok dan asah skill kalian sebaik-baik ya di situ.

Oke begitulah Tips ke-1 Mulai Kerja Online dari rumah, berdasarkan pengalaman.

Selamat dipraktekkan ya. Semoga sukses barokah.

Membuat Desain Cantik Dengan Canva

Tidak ada komentar
Canva adalah aplikasi desain online yang bisa diakses gratis. Sudah digunakan oleh sejuta umat. Karena kemudahannya untuk membuat poster, slide presentasi dan terlebih lagi konten untuk media sosial.

Sudah tersedia beragam template yang tinggal diedit dan digunakan sesuai keperluan kita.

membuat desain dengan canva
Sekarang banyak elemen baru secakep ini......

Desain yang sudah jadi bisa diunduh sebagai file gambar (jpg dan png), atau file siap cetak dan e-book seperti pdf. 
Baru-baru ini, Canva membuat template baru berupa gif yaitu gambar bergerak dan bisa diunduh dalam bentuk file video mp4. 
Saya memakai Canva sudah bertahun-tahun lamanya. Tapi biasanya cuma mengedit template dengan mengganti gambar dan tulisan. 
Sekarang ini banyak postingan teman bermunculan yang menunjukkan bahwa kita bisa mendesain konten sendiri dari Canva, memanfaatkan elemen yang sudah disediakan. Cakep banget hasilnya. 
Karena penasaran, saya pun mencoba. 

Dan, beneran. Banyak sekali elemen baru yang disediakan oleh Canva. Kalau anda punya bakat dan minat atau keterampilan mendesain, akan bisa membuat konten yang bagus banget tinggal drag & drop. 
membuat desain dengan canva
nih hasilnya coba elemen baru

Karena saya ilmu desainnya cetek banget super banget, maka baru bisa membuat desain minimalis seperti contoh di atas. Tapi jika konsisten, akan terasah jugalah skill dan feeling desainnya. 
Tempo hari saya sempat ikutan teman-teman yang bekerja sebagai ilustrator atau desainer grafis. Saya pun penasaran pengen mencoba belajar menggambar seperti kedua anak saya itu. Mulai menggambar dengan photoshop di laptop atau di tablet smartphone. 
Saya ikutan menginstall aplikasi menggambar seperti Autodesk Sketchbook, Ibis Paint dan Medibang Paint. 
Tapi ya, belum ada jiwa menggambar, saya jadinya lebih banyak bengong aja gitu. Ga tau harus mulai dari mana nggambarnya. Dan menggambar apa. 
Maklum saja, pekerjaan saya lebih banyak menulisnya. 
Kalau dapat masalah begini, solusi paling mudah adalah menggunakan Canva ya. Karena belum siap juga untuk meng-hire ilustrator profesional. Maklum mamak-mamak freelancer yang kinerjanya tergantung pada stabilitas kondisi rumah tangga. *yang seprofesi dengan saya pasti can relate this hehehe
Kesimpulannya, ala saya, CANVA ini bisa diandalkan bagi kita yang ingin merapikan konten atau membuat desain dengan mudah. Syaratnya cuma satu. Harus ada akses internet. Karena canva hanya bisa digunakan secara online. 
Baik, ke depannya ada mainan baru nih, ndesain pakai Canva.
Selamat mencoba. 




Mudahnya Mengganti Template Blogspot

Tidak ada komentar

Mudahnya mengganti template blogspot. Itu salah satu alasan saya tetap menggunakan platform bawaan google ini sejak 2009. Bisa cek blog pertama saya di https://heniprasetyorini.blogspot.com

Berikut tampilan blog yang baru saya ganti, hanya dalam 15 menit saja. Sambil nungguin matengnya ikan mujair yang digoreng di dapur :)

BEFORE

Mudahnya Mengganti Template Blogspot


AFTER

Mudahnya Mengganti Template Blogspot

Live Streaming Facebook dengan Streamyard

Tidak ada komentar
Tadi pagi saya mencoba menggunakan Streamyard untuk Live Streaming di Facebook. Karena tertarik dengan salah satu podcast teman yang menggunakan tools ini. 

Streamyard bisa diakses di https://streamyard.com/.

Silahkan dibuka website-nya dan dipelajari. 

Seperti biasa, kita harus REGISTER dulu. Tapi ini lebih mudah. Cuma memasukkan alamat email, lalu memasukkan kode verifikasi yang sudah dikirimkan ke email kita. Sudah langsung bisa log in dan membuat live streaming. 

Sebelumnya ada pilihan, akan Broadcast ke mana. 
Apakah di Facebook Profile, Facebook Group atau Facebook Page. 

Dan saya memilih Facebook Profile.  

*Note: jika anda berjilbab, pastikan pakai jilbab dulu atau menggunakan pakaian yang proper ya jika mau trial. Karena jika kamera ON, maka langsung muncul tuh wajah kita di Facebook Live. 

Tadi juga saya udah siaga. Mau nggowes pagi nggak jadi. Langsung aja pakai jilbab dan buka dua laptop, karena dah penasaran sejak semalam. 


Ohya, untuk trial ini saja saya pakai dua laptop. Tujuannya simulasi langsung sebagai HOST dan NARASUMBER. 

Hasilnya sebagai berikut:


Dari hasil uprekan sementara saya di Streamyard, catatannya adalah sebagai berikut:
  1. Streamyard bisa dipakai gratis, tapi terbatas dua pemateri saja. 
  2. Untuk yang premium, ada paket tertentu, cek saja di PRICING. 
  3. Tidak harus install apapun, karena bisa dibuka di browser. Saya pakai google chrome.
  4. Bisa menampikan dua thumbnai insert kotak wajah pembicara gitu. 
  5. Bisa Share Screen, cocok untuk yang presentasi atau mengajar. Bahkan promosi. 
  6. Ada live chat di facebook langsung seperti biasa. 
  7. Setiap penambahan Narasumber dan Share Screen harus kembali ke dashboard Streamyard broadcast dan klik ADD TO STREAM. Jadi ga otomatis ganti tampilan atau layar, sebelum dimasukkan manual oleh Host. 
  8. So far so good untuk loadingnya. Gak lemot gitu. 
  9. Bisa dihubungkan ke Facebook dan You Tube. Untuk instagram atau lainnya, belum mencoba sih. Mungkin lainnya bisa kalau udah punya akses live twitter dan Linkedin. Untuk instagram kayaknya ga bakal bisa, beda algoritma deh kayaknya. 

Nah adanya Streamyard ini menarik untuk digunakan. Dan sepertinya jauh lebih nyaman untuk program Podcast atau mengajar. Karena Live streaming di facebook tidak dibatasi waktu hanya 1 jam seperti di instagram. 

Dan di Facebook relatif lebih ringan aksesnya daripada live instagram yang butuh sinyal internet kuat banget. Saya bikin beberapa kali live IG, mesti kesendat sinyal. 

Baiklah, silahkan mencoba. Semoga cocok :)











Bincang Santai Dengan Universitas Halu Oleo Sulawesi Tenggara

Tidak ada komentar
Ayo Bincang Santai bersama Komunitas Koding Mum Indonesia



Baru saja selesai bincang santai dengan pak Natalis dari Sulawesi Tenggara dan juga mbak Nessa, alumni Coding Mum Semarang.

Pak Natalis ini dari Universitas Halu Oleo, dan juga yang membuat gerakan KKN Tematik untuk mendampingi warga desa mengenal teknologi digital.


berikut video playback, silahkan diputar

Perubahan Cara Membuat Postingan Di Tampilan Blogger Baru

3 komentar
Tampilan Blogger Baru, memang minimalis rapi. Tapi bagi bloger lawas, lebih suka tampilan klasik. Masalah muncul ketika saya mengajar di kelas Blogging untuk Pemula. Biasanya peserta bakal bingung, karena yang mereka tahu langsung itu bentuk BLOGGER BARU. 

Alhasil saya cobalah, bikin postingan ini, untuk dokumentasi dan jika ada blogger lawas yang butuh pemahaman :)


tampilan blogger klasik
tampilan blogger klasik (lama)

klik Blogger Baru





klik icon + di sudut kanan bawah
klik ini untuk buat Post


Tampilan baru 

Ada Fitur langsung bisa nambah You Tube tanpa harus copas Kode Embed






Ini baru nemu opsi Tampilan Compose & HTML, di sudut kanan atas


Tetep bisa modifikasi ukuran You Tube di kode embed-nya, di bagian HTML


ganti ukuran video 



hasilnya 
klik Lihat atau View untuk hasil akhir