Catatan Singkat Perjalanan Hidup Menjelang Tahun Baru 2020


Beberapa orang di twitter membuat catatan perjalanan hidupnya dalam satu dekade (10 tahun) dengan satu kata singkat di tiap tahunnya.

Saya jadi kepincut juga ingin membuat catatan perjalanan singkat, tapi tidak singkat. Eh gimana. Begini saja, sebut saja catatan singkat yang teringat selama jadi "dewasa".



1997 Masuk ITB, tanpa ada saudara atau kenalan di Bandung dan sekitarnya. Malah ketemu jodoh di kereta api.

2001
- Menikah 3 bulan sebelum sidang sarjana. LDR 4 tahun tanpa putus sambung.
- Kembali ke Surabaya, meninggalkan LIPI. Hamil anak pertama.
- Merasa gagal menjadi anak perempuan yang punya karir cemerlang seperti yang diinginkan ibu.
- Melamar menjadi tutor Kumon: gagal [mungkin ketahuan kalau sedang hamil muda, karena kebelet pipis terus saat menunggu tes dan wawancara].
- Membuka jasa pengetikan dan bimbel di rumah ibu, lumayan pelanggannya.
- Menulis novel untuk lomba majalah Kartini: gagal
-

2002 Melahirkan anak pertama. Kerja singkat-singkat saja, trus resign.

2006 Melahirkan anak kedua, prematur. Total jadi ibu rumah tangga di dalam rumah.

2009 Bisa ke warnet, membuat email, blog dan ikut mailing list penulis

2010 - 2013
- Nekad jualan jilbab online, modal dan peralatan pinjam.
- Hampir setiap hari ke warnet dengan anak kedua yang berumur 3 tahun.
- Belajar mandiri digital marketing dll
- Belajar mandiri membuat wire jewelry

2013
- Masuk Metro TV Jatim karena jualan online dan ngeblog. Coba kerjasama bisnis jilbab online dengan wali murid sekolah anak: gagal. Memutuskan berhenti jualan.
- Ada wacana lanjut kuliah saja dari suami, tapi saya bingung memilih lanjut S2 jurusan Kimia di ITS atau yang lain?
- Akhirnya lanjut Kuliah S2.
- Jam 1 dini hari, ketemu website UNESA Pascasarjana Teknologi Pendidikan dan memilih itu.
- Berurut-turut dua anak dan suami opname. Padahal sudah mendaftar dan bayar biaya kuliah S2 sebanyak 4 juta.
- Hari pertama kuliah, menangis naik motor di Gunung Sari ingat almarhum bapak dan deg-degan luar biasa karena sudah belasan tahun tidak naik sepeda motor sendiri track jauh dari rumah.
- Di kelas metodologi penelitian, karena bingung menjawab, Bu Heni kerja di mana? saya ucapkan sebagai Ibu Rumah Tangga Digital

2015.
- Renovasi rumah dengan banyak kendala ditambah isu medis, ingin berhenti kuliah.
- Bicara ke ibu: "lanjut saja kuliah, ibu jauh lebih susah hidupnya dari kamu. Kesusahanmu tidak ada apa-apanya."
- Lanjut kuliah, mengerjakan tesis, seminar dan sidang disambi menjadi mandor tukang di rumah.
- Lulus S2 Cum Laude.
- Melamar ke beberapa sekolah dan kampus, tidak lolos.
- Mulai serius ngeblog, setelah ikutan workshop Fun Blogging berbayar 100 ribu: makan Hokka Bento di kantor Qwords Intiland Sby.
- Membuka Kelasku Digital di facebook page, tidak tahu meneruskannya. Tidak percaya diri menjadi trainer teknologi pendidikan. Mendapat komentar dari teman sendiri, "kami tidak butuh orang seperti bu Heni."

2016 Ikutan Coding Mum.
- Membuat konsep Akademi Prasetyorini sebagai tugas akhir Coding Mum.
- Menang ngeblog dapat PC All in One Asus, berkat konsep Akademi Prasetyorini
- Pertama kali ke luar kota sendirian naik kereta api ke Tulungagung (sosialisasi coding mum)
- Pertama membuat kelas Membuat website : gagal (peserta hanya 3 orang dari 30 pendaftar)
- Beberapa alumni coding mum yang dekat, berguguran sampai pada tiga titik utama = TRIOBOLOLO

2017
- Menang Puspiptek #1 dan pertama kali naik pesawat terbang ke Serpong.
- Sosialisasi Coding Mum ke Kediri
- Menjadi narasumber radio Suara Muslim Surabaya dan Senora FM

2018
- Ke Bali, setelah gempa Lombok
- Menang Puspiptek #2
- Terpilih jadi Presiden Coding Mum.
- Start Coding Kids Kelasku Digital, lalu berhenti karena merasa perlu memikirkan ulang konsep kelas untuk anak dan waktu yang tepat.
- Menjadi koordinator Coding Mum Disabilitas Surabaya 2018
- Menulis buku biografi dosen Teknik Fisika ITS #1
- Co Writer buku tentang migas berdasar orasi Profesor di ITB
- Membuat


2019
- Lolos dan graduate dari Apple Developer Academy 2019.
- Mengajar mahasiswa Universitas Hang Tuah Surabaya.
- Menjadi Mentor Dilo PAD Surabaya 2019
- Menjadi trainer di Substitute Makerspace
- Mengajar dosen di Palangkaraya: pertama kali ke luar pulau Kalimantan.
- Menjadi narasumber KLIK BSSN di Graha ITS di depan seribu audience.
- Sedang menulis buku biografi dosen Teknik Fisika #2
- Menjadi narasumber Pojok Inspirasi BPMTP Kemdikbud di Sidoarjo
- Membuat kelas online Scratch dan Kodu di Fanpage Kelasku Digital



*catatan ini akan terus diperbaiki dan dilengkapi sesuai dengan memori yang mampir ke isi kepala dan hati. Semoga bisa menjadi inspirasi.

Tidak ada komentar

Thanks For Your Comment :)