Shoesmart Marketplace Sepatu Terbesar Pengusung Brand Lokal Indonesia

Keluarga saya ini makin hari makin suka beli online. Apapun itu. Mulai dari celana pendek, kaos, aksesoris laptop yang ada aja itu butuhnya dan juga alas kaki seperti sandal dan sepatu.

Langsung pergi ke mall, udah jarang banget kami lakukan. Kedua anak lelaki saya kalau diajak makan keluar pun juga ada aja alasan menolaknya. "Beli food delivery aja lah ma. Makan di rumah bareng, enak", begitu alasan mereka.  

Ya, you can call us Online Freak Family
Segala-galanya mending milih yang online deh. 

Urusan beli makanan secara online, udah ga ada masalah. Karena hanya tersedia satu dua aplikasi. Pinter-pinter aja baca review atau memilih yang brand-nya udah bagus dan teruji. Saya sih lebih sering beli di fitur nearby alias di sekitar rumah saja. Selain ingin cepet dan ongkos kirim murah, juga bisa saling membantu sesama tetangga, bisa dibilang begitu. 

Nah lain halnya jika butuh produk lain seperti  sepatu. Saya dan suami bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk memilih online shop yang verified, review bagus, dapat dipercaya dan produknya beneran bagus. Lumayan menghabiskan waktu. 

Untung saja mulai bermunculan marketplace yang fokus menjual satu jenis produk. Ada yang khusus jual baju saja, skin care dan kosmetik saja dan satu lagi yang khusus menjual sepatu dan sandal saja. Dan menurut saya ini jauh lebih menghemat waktu dan tenaga untuk memilihnya. 

SHOESMART: Marketplace Sepatu Terbesar


Saya menemukan marketplace sepatu ini, dari postingan instagram story teman baru. Jujur saja, dari rekomendasi teman bisa membuat saya lebih cepat dan percaya dalam mengambil keputusan, dibandingkan browsing sendiri.

Setelah sekilas melihat postingannya, langsung saja saya masuk ke instagram @shoesmart.id dan membuka websitenya www.shoesmart.co.id.

Sebagai Coding Mum dan juga blogger, membaca ekstension domain saja sudah bisa menebak kalau ini bukan sekadar olshop kecil-kecilan biasa. 

Domain co.id menunjukkan jika website tersebut milik company  atau perusahaan resmi di Indonesia. Untuk mendapatkan domain itu harus menyerahkan bukti usaha dan dokumen resmi lainnya kepada provider domain. Tidak sembarang orang bisa mendapatkan domain co.id ini. 

Jadi kesan pertama, shoesmart ini adalah perusahaan resmi dan terpercaya. Dan bener, setelah ditelusuri ternyata foundernya sudah berpengalaman bisnis bidang sepatu ini sejak tahun 1985. 

Setelah membuka website-nya, kesan kedua bertambah. Deretan foto dan gambar cantik tertera di sana. Lengkap dengan jenis sepatu, brand atau merk dan harga sepatu. Desain websitenya juga bagus dan profesional. 

Saya upreklah itu semua navigasi dan button yang tersedia. Udah bawaan sejak mengenal coding dan website development soalnya. Selalu ingin menguji website orang :).

Shoesmart: Marketplace Sepatu Terbesar


Baiklah, anda pun bisa mencoba membuka websitenya www.shoesmart.co.id sekarang.  

Dan ya, anda akan mendapatkan pengalaman pengguna atau user experience yang mudah dan menyenangkan. 

Di kolom navigasi, anda bisa memilih sepatu sesuai kebutuhan. Apakah untuk pria, wanita, orang dewasa ataupun anak. Jenis sepatu juga dibedakan  menurut:
  • kategori
  • brand
  • ukuran
  • warna
Produk Best Seller juga ditampilkan dengan manis berupa slider, sehingga pelanggan bisa mendapatkan masukan jenis produk yang sedang trend dan banyak digemari sekarang.  

Setelah ada satu model sepatu yang sudah nyangkut di hati, maka bisa langsung juga dilakukan pembelian di website tersebut. Tentu saja, harus lebih detil memperhatikan Ukuran sepatu, warna, jenis bahan sepatu yang sudah tertera di setiap produk. 


PENGUSUNG BRAND LOKAL

Kebetulan saya juga sedikit malang melintang di dunia startup dan e-commerce atau digital marketing. Pernah menjadi mentor anak-anak muda yang ingin membangun startup, membawa wawasan baru bagi saya, bahwa mempunyai bisnis tidak hanya berpikir High Profit untung banyak tapi juga High Impact yaitu memberikan dampak yang baik untuk sekitar. 

Menjadi pengusung brand lokal seperti yang dilakukan oleh Shoesmart, adalah praktek mewujudkan konsep High Impact tersebut. Menarik. Dan salut untuk keberaniannya tampil berbeda demi kontribusi untuk kesejahteraan UMKM dan Pengrajin sepatu dari negeri sendiri dengan kualitas produk yang sudah teruji. 




Brand Lokal yang sudah tergabung saat ini, untuk sepatu Pria adalah Tony Perotti, Alseno, Alseno Kids dan Fransisca Renaldy Kids. Sedangkan untuk sepatu wanita, brand yang sudah masuk menjadi produk ready stok adalah Austin, Bettina, Clarette, Inside dan lain sebagainya bisa dilihat langsung di website.

Setiap brand menampakan keunggulan dan keunikan masing-masing. Hal ini sangat menguntungkan calon pembeli karena jenis sepatu yang ditawarkan cukup banyak. Dan proses memilih sepatu ini tidak memakan waktu banyak karena cukup dilakukan secara online di mana saja dan kapan saja menggunakan gawai masing-masing.


SEPATU BETTINA BARU SAYA

Nah, ketemu Shoesmart ini tidak hanya sambil lalu saja, Tapi saya pun membuktikan diri untuk berbelanja sepatu dan sepatu sandal di situ.

Kalau anda amati di setiap foto saya di media sosial, seringnya pakai sepatu sneaker hitam dan goresan pink yang itu-itu saja. Kali ini saya membutuhkan sepatu yang lebih formal namun ringan jika disimpan di dalam koper jika nanti ada undangan seminar atau mengisi training di luar kota.

Dalam beberapa suasana, seperti waktu saya di Palangkaraya itu, rasanya saltum alias salah kostum. Saya memakai celana jeans dan sepatu sneaker. Ternyata para dosen dan tim kampus menggunakan batik resmi Kalimantan dan bersepatu flat. Jujur saja, saya jadi kikuk karena kuatir dirasa kurang sopan di hadapan mereka. Maklum udah terbiasa santai kalau ngisi acara di Surabaya, Jakarta atau sekitar pulau Jawa.

Nah, karena tidak ingin mengulang hal yang sama, maka saya harus punya sepatu formal. Warna hitam jadi pilihan karena netral dan bersih banget tampaknya. Dan satu lagi, wajib untuk flat atau teplek dan empuk sol-nya.

Saya udah takut pakai wedges atau sepatu dengan hak sependek apapun. Karena beberapa kali jatuh terkilir dan sempat satu tulang telapak kaki retak. Lingkaran kawat tembaga yang dipasang di tulang retak itu juga masih ada di kaki saya sampai sekarang. Maka jenis sepatu yang berani saya pakai ya sneaker atau flat dan sepatu sandal.

Kebutuhan macam ini, bisa dicari asal kita mau baca detil keterangan produk di setiap gambar sepatu yang ada di website Shoesmart.Co.id.

Saya memilih brand Bettina, karena sesuai dengan kebutuhan saya dan alhamdulillah pas barangnya datang pas banget mulai ukuran dan keempukan sol yang ditawarkan. Sepatu dan sepatu sandalnya pun ringan. Cocok nih.

Shoesmart: Marketplace Sepatu Terbesar
Cocok kan sepatunya dengan dress batik hijau mencrang ini?

Shoesmart: Marketplace Sepatu Terbesar
 Sepatu dan Sepatu Sandal brand Bettina Jadi Modal Kerja Saya :)



BISA RETUR JIKA SEPATU TIDAK COCOK

Nah, iya kalau cocok. Keengganan beli sepatu atau sandal online adalah jika ukuran tidak cocok. Karena beda brand beda ukuran biasanya. 

Sebenarnya di tiap detil bahan di website ini, kalau diamati, tiap brand memberikan satuan yang berbeda dari ukuran sepatunya. Misalkan untuk ukuran 40, ada yang dikonversikan menjadi 39.5 cm; 40 cm atau bahkan 42 cm. 

Sebaiknya kita mengukur kaki sendiri juga di rumah, bisa menggunakan penggaris biasa atau meteran kain. Jadi tahu ukuran kaki kita sendiri.

Jika terlanjur salah memilih ukuran sepatu, misalkan untuk memberikan hadiah kepada seseorang, jangan sedih dulu. Di Shoesmart ada fitur PENGEMBALIAN atau RETUR sepatu dengan syarat dan kondisi tertentu. Untuk lebih detilnya bisa dibaca di tautan berikut: https://shoesmart.co.id/return_policy

Begitulah beli sepatu dan sandal sekarang jadi jauh lebih mudah. Jika ada kesulitan pun tersedia Customer Service chat yang selalu siaga di sisi kanah bawah website Shoesmart. 

Oke selamat berselancar cuci mata memilih sepatu yang dibutuhkan. Dan semakin semangat belajar, bekerja dan berkarya dengan langkah yang semakin ringan dan menyenangkan. Gunakanlah sepatu buatan anak negeri sendiri, Cintailah produk Indonesia. 

Semoga menginspirasi.
Heni Prasetyorini