[BLOGGING] Cara Membuat Blog Untuk Pemula

Apa bedanya blog dengan website? hal ini yang biasa ditanyakan di awal ketika orang mulai mengenal blog. Bahasa sederhananya begini saja, website adalah halaman elektronik untuk menyampaikan informasi yang harus diakses secara online di internet. Dan blog adalah bagian dari website.

Untuk membuat blog sekarang sangat mudah dan gratis. Ada 2 platform yang paling banyak dipakai yaitu BLOGSPOT dan WORDPRESS.

  1. Blogspot bisa diakses di www.blogger.com
  2. Wordpress bisa diakses di https://id.wordpress.com/


Kedua platform ini bebas digunakan untuk apa saja, termasuk jualan atau promosi produk. Berbeda dengan platform blog bersama seperti Kompasiana, Medium dan lain sebagainya. Ini hanya boleh untuk media jurnalistik, tidak untuk promosi produk.




Saya menyarankan menggunakan platform BLOGSPOT karena selain gratis, juga relatif mudah digunakannya. Caranya dengan mengakses ke laman www.blogger.com , lalu anda membuat akun blogger di situ, membuat blog baru dan mengikuti langkah selanjutnya.

Detil langkah-langkah membuat blog bisa dilihat di slide berikut ini:


[CODING] Mengenal Cara Membuat Website Untuk Pemula


Membuat website itu banyak caranya. Ada cara instan, sekali jadi dengan aplikasi tertentu baik itu online atau offline. Ada cara manual, yaitu membuat website dari nol.

Pengalaman saya ikut program belajar Coding Mum Surabaya 2016 dan menjadi koordinator Coding Mum Disabilitas Surabaya 2018, berkenalan dengan konsep yang manual. Kami diajari untuk membuat website dari nol. Menggunakan beberapa bahasa pemrograman yaitu HTML 5, CSS 3 dan Javascript (Js).

Menyusun atau menulis bahasa pemrograman ini lazim dikenal dengan istilah CODING.
Jadi kalau anda mendengar kata CODING, itu artinya sesuatu yang terkait dengan pemrograman. Berasal dari kata CODE atau kode atau bahasa pemrograman.

Seperti apa bentuk CODING itu?
Apa maksudnya HTML, CSS dan Javascript?

Untuk memahami istilah-istilah ini, anda bisa melihat ke website W3 SCHOOLS , bisa di klik di laman berikut: https://www.w3schools.com/

Jika anda membuka laman tersebut, akan tampak bahwa bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Inggris.

Jika ingin menggantinya menjadi bahasa Indonesia, kita bisa SETTING bahasanya. Dengan cara mengganti BAHASA INDONESIA pada icon TRANSLATE yang berbentuk bola dunia, di ujung kanan atas.

klik untuk memperbesar. 

Dari website ini, kita belajar otodidak untuk membuat website. Selain ada keterangan di setiap materi. Ada juga bentuk belajar mandiri, sehingga kita bisa langsung mencoba menulis kode atau CODING di website itu, kemudian melihat hasilnya. Seperti yang berikut ini:
Untuk mengenal apa itu CSS dan Javascript juga tersedia di laman W3SCHOOLS. 

Jika anda sudah ada gambaran tentang bahasa pemrograman untuk membuat website, maka bisa dilanjutkan untuk praktek coding sendiri. 

Pertama, kita harus menginstall software code editor, untuk menuliskan kode-kode HTML, CSS dan lain sebagainya di sana. Ibaratnya jika mengetik kita biasa menggunakan Ms. Word, Wordpad, Notepad atau Libre Office. Maka untuk menulis code, bisa digunakan Notepad ++, Brackets dan Sublime Text. 

Tautan untuk mengunduh softaware tersebut di sini:

contoh tampilan Brackets adalah sebagai berikut:



Setelah code editor ini terinstall di komputer anda, bisa dimulai langkah coding, yaitu menuliskan code HTML. Adapun agar deretan code yang sudah ditulis bisa berwujud menjadi tampilan website, perlu dilakukan cara-cara khusus dalam menyimpan file. 






Pentingnya Disabilitas Belajar Coding Dan Skill Digital Kreatif

Ini adalah video perkenalan menggunakan bahasa isyarat untuk teman tuli.Tujuannya untuk mengajak ikut bergabung program belajar membuat website, Coding Mum Disabilitas Surabaya. 
Ini adalah program yang diselenggarakan oleh BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif) Indonesia. Total program ini hanya diselenggarakan di 3 kota besar, yaitu Jakarta, Bandung dan Surabaya.


 

Dalam proses belajarnya, yang bergabung di acara itu adalah teman tuli, difabel daksa, slow learner. Untuk teman difabel netra, belum bisa kami akomodasi.

Coding Mum Disabilitas hanya memberikan materi coding dasar untuk membuat website dari nol. Website yang dibangun dengan 3 bahasa pemrograman dasar yaitu HTML5, CSS3 dan Javascript.

Dari sini, tampak sekali antusias teman-teman difabel dan ketekunannya. Dan ini sangat baik sekali. Misalnya untuk teman difabel daksa, mereka yang terbatas ruang geraknya itu akan bekerja jauh lebih efektif di depan laptop. Dan keterbatasannya ini tidak menghalanginya untuk belajar, bekerja dan berkarya.

Maka, pengenalan dan penguasaan terhadap teknologi digital kreatif adalah sebuah hal yang perlu terus menerus digaungkan terutama untuk teman difabel atau disabilitas. Semoga semakin banyak program semacam ini di Indonesia.

Penyandang Disabilitas Perlu Untuk Melek Teknologi

coding mum disabilitas surabaya
trainer harus didampingi interpreter untuk penyandang tuli belajar di kelas


Sekitar bulan Maret 2018, telah diselenggarakan CODING MUM DISABILITAS di Surabaya. Ini adalah program belajar coding (bahasa pemrograman) membuat website dari nol, khusus untuk penyandang disabilitas dan pemerhati disabilitas.

Kebetulan saya didapuk sebagai Koordinator Daerah. Cerita lengkapnya di sini

coding mum disabilitas surabaya
Trainer untuk tuli, menggunakan bahasa isyarat ketika menjelaskan materi

Penyandang disabilitas yang diterima di program itu adalah tuna daksa, tuli dan lambat belajar. Untuk tuna netra, belum bisa difasilitasi saat itu karena memerlukan perlakuan yang berbeda dan software code editor yang bisa dibaca oleh aplikasi pembaca layar yang biasa digunakan oleh tuna netra dalam menggunakan komputer.

Bekraf adalah Badan Ekonomi Kreatif, bagian dari pemerintah yang menginisiasi program ini. Dengan harapan bisa meningkatkan keterampilan disabilitas untuk bisa kerja di ranah kreatif. Pilihan yang dirasa tepat adalah mengenalkan mereka untuk paham dunia teknologi konten digital kreatif.

Konten digital kreatif ini bisa dalam bentuk website, blog, game, desain grafis, video, animasi dan inovasi lainnya. Di mana fasilitas bekerja yang diperlukan hanyalah komputer/laptop dan akses internet.

Penyandang disabilitas diyakini mempunyai kelebihan untuk bisa bekerja lebih tekun. Dan bagi mereka yang terbatas untuk bergerak, seperti tuna daksa, bekerja di depan laptop adalah satu hal yang sangat sesuai dengan mereka. Mereka tidak perlu kelelahan karena pekerjaan yang membutuhkan tenaga fisik.

Untuk itu, disimpulkan bahwa penyandang disabilitas perlu untuk melek teknologi. Mereka harus tahu cara memanfaatkan sosial media, internet, teknologi digital dan hal terkait lainnya untuk mempermudah hidupnya juga sekaligus menjadikan ini sebagai lahan pekerjaan.


WORKSHOP GRATIS MEMBUAT BLOG DAN WEBSITE


Kabar gembira.
Kolaborasi KELASKU DIGITAL dan DILO SURABAYA menyelenggarakan kelas belajar gratis membuat blog dan website.
.
.
Workshop Blogging/Coding.
Rabu, 17 Oktober 2018.
Lokasi:  Dilo Surabaya, @dilosurabaya
Jl. Ketintang no. 156, Surabaya.
Pukul 09.00-12.00 WIB.
Biaya Gratis.
Peserta membawa laptop/mouse sendiri.
Pengajar: @heniprasetyorini
dan tim Coding Mum Surabaya.
Peserta untuk umum & Difabel.
.
.
REMAJA PUTUS SEKOLAH, lulusan SMP/SMA.
.
Untuk sahabat DIFABEL juga bisa. *Mohon maaf, Kecuali difabel netra, kami belum ada fasilitasnya.
.
Untuk difabel tuli, menyediakan sendiri pendamping interpreter bahasa isyaratnya. .
.
Difabel daksa, bisa mengajak pendampingnya atau yang diperlukan. Lokasi Dilo bisa dicapai kursi roda..
.
Sangat terbuka juga untuk IBU RUMAH TANGGA yang ingin belajar skill baru. .
.
Sesi 1:
09.00-10.30
Workshop belajar membuat blog untuk pemula, dengan platform blogspot.
Blog bisa digunakan nanti untuk media promosi bisnis, mengajar atau personal.
.
.
Sesi 2:
10.30-12.00
Workshop coding untuk pemula. Pengenalan cara membuat website mulai dari nol (HTML 5, CSS3, Javascript) dan tools yang diperlukan.
.
.
Terbatas untuk 15 peserta.
Daftar langsung WA 087851781356 (Heni) dan
isi formulir online berikut ini, http://bit.ly/kelaskudigital171018
.
#kelaskudigital
#dilosurabaya
#codingmumsurabaya
#kelaskudigitalblogging
#kelaskudigitalcoding
#difabel