Tips Menggunakan Sunblock Yang Benar


Sinar UVA dan Sinar UVB bisa menyebabkan kulit terbakar serta memicu keriput, flek hitam dan penuaan dini pada kulit. Tidak hanya sampai itu memang sinar radiasi tersebut juga dapat merusak DNA sehingga meningkatkan resiko kanker kulit. Tentu saja untuk perlindungan dari sinar UVA dan UVB gunakanlah sunblock yang mengandung SPF atau sun protection factor. Pemakaian sunblockpun harus benar walaupun ketika kamu sedang menggunakan make up secara bersamaan. Pentingnya pemakaian sunblockpun juga harus diperhatikan. Terutama saat jam 09.00-15.00 di luar ruangan walaupun cuaca sedang mendung, sinar UV tetap aktif memancarkan radiasi yang berpotensi merusak kulit. Maka, jangan lupa memakai sunblock wajah dalam rutinitas make up harian.

krim tabir surya nivea
credit: nivea.co.id

Banyak wanita yang bingung ketika menggunakan make up tetapi juga memakai sunblock saat beraktivitas diluar ruangan. Nah, karena masih banyak yang belum paham cara memakai sunblock wajah yang juga dibubuhi make up disini akan dijelaskan tips menggunakan sunblock dan make up secara bersamaan. 

      Pertama, Memilih sunblock wajah dengan SPF minimal 30. Karena untuk aktivitas sehari hari cukup gunakan sunblock dengan spf 30. Apabila akan beraktivitas sepanjang hari ditempat yang terkena sinar matahari langsung. Disarankan menggunakan sunblock wajah dengan SPF 50.
Penggunaan sunblock disarankan 15-30 menit sebelum beraktivitas ke luar. Pemakaian sunblock pada wajah meski sedang beraktivitas ditempat yang teduh atau dalam ruangan. Dikarenakan sinar matahari tetap dapat memancarkan radiasi. Jadi, saat beraktivitas bagaimanapun cuacanya tetap gunakan sunblock yang dilengkapi SPF. 

      Kedua, Mengoleskan sunblock ke seluruh area sekitar wajah. Sebelum menggunakan make up, jangan lupa oleskan terlebih dahulu sunblock ke seluruh wajah. Pastikan anda benar benar mengoleskan secara merata sampai daerah leher dan telinga.

Ketiga, langsung saja aplikasikan make up seperti biasanya. Pada umumnya masalah yang akan dihadapi ketika sudah diaplikasikan adalah terjadinya penumpukan antara lapisan sunblock dan alas bedak. Antara lapisan sunblock dan alas bedak akan membuat kesan tebal pada wajah sehingga seperti menggunakan topeng. Agar hal ini tidak terjadi jangan lupa pakailah alas bedak atau foundation tetapi yang bertekstur ringan. Setelah itu, dilanjutkan dengan bedak padat karena partikelnya dapat menahan sunblock dan pelemba pada tempatnya. Jangan lupa memilih bedak padat yang mengandung SPF.

Keempat, Jangan melupakan bagian bibir. Bibir juga memerlukan perlindungan dari sinar UV yang membawa dampak buruk bagi kulit dan bibir. Oleskan pelembap bibir atau lipstick yang memiliki kandungan SPF 15 untuk menghalau UVA dan UVB. Ingat jika berangtivitas diluar ruangan, pilihlah yang memberikan hasil akhir matte. Pasalnya lipstick atau lipgloss yang mengkilap malah menarik lebih banyak sinar UV.

Dengan ini mengatasi masalah kulit yang ada nivea.co.id hadir dengan berbagai macam sunblock dengan berbagai perlindungan SPFnya. Produknya seperti Nivea Sun Face Protec dan White Cream SPF 50. Dalam sunblock ini didalamnya sudah diperkaya formula active whitening complex yang mampu menjaga kecerahan kulit sehingga tidak usah takut kulit menjadi kusam karena berenang. Lalu ada sunblock Nivea Daily Potection Sun lotion SPF 33P nah jika dalam produk ini didalamnya sudah dilengkapi vitamin C dan antioksidan yang berfungsi untuk melawan radikal bebas yang disebabkan oleh polusi dan sinar matahari langsung. Tidak perlu khawatir juga kulit menjadi kering karena terdapat kandungan hydra ID yang membantu melembabkan kulit. 

Koyo Demam, Pertolongan Pertama Untuk Si Kecil yang Panas

Sebagai orang tua, bunda tentu tidak ingin melihat si kecil sakit. Tetapi itulah proses perkembangan dirinya dimana mengalami sakit adalah hal yang wajar terjadi pada si kecil. Demam merupakan suatu kondisi dimana suhu tubuh lebih dari 370 C. Tubuh si kecil menjadi panas dan tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Apalagi jika si kecil sedang berada di masa emas pertumbuhan, keceriaan dan aktivitasnya tentu terganggu karena mengalami demam.

Selain sebuah penyakit, demam ternyata juga menjadi salah satu dari pertanda penyakit lain yang ada di dalam tubuh. Demam bisa menjadi reaksi atau sinyal bahwa tubuh sedang terserang virus yang bisa menyebabkan flu, batuk, pilek dan penyakit lain. Anak – anak yang masih kecil tentu memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih rentan dari orang dewasa. Sehingga, jika demam terjadi, sebaiknya segera lakukan penanganan yang tepat.

koyo demam hansplast
credit: id.hansaplast.co.id

Berikut langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi demam pada si kecil :

1. Mengenali Gejala Demam 
Langkah pertama yang bisa Anda lakukan yaitu mengetahui gejala yang terjadi. Misalnya seperti :
  • Mengeluh Pusing : selain demam, anak-anak biasanya juga akan mengalami pusing sebagai gejala lain yang terjadi. Karena suhu tubuh yang tinggi dan rasa panas di tubuh inilah yang menjadi penyebab anak-anak menjadi pusing.
  • Bernafas Menggunakan Mulut : Demam yang terjadi saat tubuh panas biasanya juga akan menyebabkan anak-anak sulit bernafas. Sehingga, mereka biasanya akan bernafas menggunakan mulut.
  • Wajah yang Berubah Menjadi Memerah : karena suhu tubuh yang dalam kondisi panas, bisa membuat wajah si kecil menjadi memerah.

2. Tidak Membiarkan Anak Menggunakan Pakaian Terlalu Banyak
Saat anak mengalami demam, suhu tubuh tentu berada di kondisi yang panas. Menggunakan jaket saat tubuh panas adalah sebuah mitos, maka bunda harus mengurangi penggunaan pakaian yang tidak perlu. Gunakan pakaian yang tipis dan ringan sehingga saat anak berkeringat, bunda dengan mudah bisa mengganti pakaian pada anak

3. Memberi Minum
Setelah memastikan anak menggunakan pakaian yang nyaman, selanjutnya berilah dia minum air putih yang cukup. Karena saat suhu tubuh panas, maka dehidrasi mudah terjadi. Suhu tubuh yang panas dan terus menerus dan berkeringat bisa menimbulkan kekurangan cairan atau dehidrasi.

4. Mengambil Tindakan Pertama
Setelah mengetahui gejala yang dialami, bunda tidak perlu bingung dan khawatir. Mengambil tindakan pertama yang tepat adalah penting. Jika biasanya bunda mengompres si kecil yang sedang demam, nah, kini bunda tidak perlu repot lagi. Bunda bisa menggunakan koyo demam sebagai solusi mengatasi panas pada anak. Sebaiknya bunda menghindari penggunaan obat karena lebih baik menggunakan koyo demam yang lebih praktis.

Nah, bagi bunda yang sedang mencari koyo demam dengan kualitas terbaik, Hansaplast solusinya. Koyo ini berbentuk seperti plester atau patch yang berbahan gel. Tak hanya itu, keunggulan lain dari koyo demam dari Hansaplast yaitu memberikan efek dingin yang bisa membantu menurunkan panas pada si kecil.


Cara penggunaannya pun cukup mudah, yaitu :

1. Pastikan bagian dahi dalam keadaan bersih dari keringat sebelum koyo demam digunakan
2. Buka bagian lapisan plester kemudian tempelkan pada dahi anak
3. Penggunaan koyo demam tidak boleh lebih dari 8 jam sehingga harus dilakukan penggantian berkala

Koyo demam ini bisa digunakan oleh anak – anak mulai dari usia 1 tahun dan orang dewasa juga bisa memakainya. Untuk menjaga khasiatnya, simpanlah produk ini di suhu ruangan. Koyo ini hanya produk yang bisa digunakan untuk penggunaan luar dan tidak boleh ditempel di bagian kulit yang terluka. Agar efek dingin segera meresap, sebaiknya segera gunakan koyo sesaat setelah dibuka. Pemakaian harus dihentikan apabila terjadi reaksi seperti alergi dan munculnya kemerah – merahan. Produk ini tidak disarankan digunakan oleh ibu hamil. Untuk mendapatkannya pun cukup mudah karena tersedia di apotek dan minimarket terdekat.

Doji 123: Ios App Untuk Belajar Menulis Angka

Inilah hasil draft ios apps yang saya buat ketika tugas akhir, atau final project.





Berikut Video penggunaan apps ini untuk belajar menulis angka







Kalau ingin tahu bentuk sketsa UI/UX design dan codingannya di Xcode, bisa dilihat di video ini. Sayangnya kurang jelas sih. Kalau ada waktu nanti saya bikin yang baru



Sebelumnya, ide apps ini sudah saya ujikan ke keponakan cilik saya






Nah saya pun meminta masukan dari teman-teman yang menjadi GURU PAUD, orang tua anak-anak yang masih kecil atau usia dini dan siapapun yang ingin memberikan masukan tentang aplikasi di hp itu mau kayak gimana jika digunakan untuk membantu anak belajar menulis huruf dan angka.


Kerja Di Rumah: Bisa Segitu Banyaknya

3 komentar
Kalau dari foto ini, saya tuh sedang menyapa secara Live di Grup Facebook Komunitas Coding Mum Indonesia. Sebagai Presiden alias Ketua Umum, ya harus menjaga ikatan batin antar anggota. Setelah itu, membuat video untuk mengais data perihal hal yang dibutuhkan anak usia dini jika diajak belajar menulis menggunakan aplikasi di handphone. Ketika semua urusan depan kamera selesai, blazer dan jilbab saya lepas (karena gerah), dan saya meneruskan menulis buku biografi pesanan klien di laptop.

ibu rumah tangga digital : Heni Prasetyorini
Mengisi Live Webinar Dari Handphone di rumah
Saat lelah ngetik, saya buka peralatan handmade dan mulai membuat satu demi satu prakarya berupa tali kacamata, bros, gelang dan kalung. Yang hasilnya kalau sudah jadi, bisa saya pakai sendiri atau jual. Koleksi bisa dilihat di www.instagram.com/percamanik.
Habis gitu, ke dapur (untuk cari bahan yang bisa dikunyah 😁). Mungkin lanjut menggoreng ikan bandeng, tahu dan tempe. Dilanjutkan lagi buka laptop untuk menulis konten baru di blog. Nge-blog itu sudah saya mulai sejak 10 tahun lalu, tepatnya tahun 2009. Awalnya cuma untuk curhatan aja dan latihan menulis. Saat ini, dari blog saya dapat banyak kejutan. Bisa terbang atau naik pesawat pertama kali juga karena tulisan di blog saya menang lomba.Lalu diundang jadi pembicara, trainer dan hal lainnya, termasuk diminta menulis buku biografi dosen ini, juga karena yang mengajak kerjasama telah melihat rekam jejak saya di blog. Baru-baru ini malah saya dapat sepatu dan sepatu sandal baru dari ngeblog. Cuma harus nulis artikel blog sebiji aja loh, http://www.prasetyorini.com/2020/01/shoesmart-marketplace-sepatu-terbesar-pengusung-brand-lokal-indonesia.html?m=1 Hampir semua pekerjaan itu saya lakukan dari rumah dan di dalam rumah saja. Kecuali memenuhi beberapa undangan. Pengalaman saya ini menarik sekali untuk saya bagikan. Karena saat ini, memilih jadi ibu rumah tangga atau working at home mom, sudah makin keren aja kedengarannya.
Selain keren juga makin mudah. Ada internet, ada platform digital. Ada teman dan komunitas tempat belajar bareng. Bahkan saya ikutan komunitas ibu-ibu dari luar negeri. Terkadang juga menyapa para pakar pendidikan dari luar negeri juga.Bahasa Inggris saya tidak terlalu fluent atau fasih. Saya bisa paham membaca dan mendengarnya. Cuma untuk menulis dan mengucapkan lagi, rada mikir. Tapi kalau sekadar berbalas chat dan mengirim pesan, kan bisa mengandalkan google translate? Jadi ga ada batas. Sharing saya kali ini, untuk memberi semangat pada ibu-ibu ya. Sehingga ke depannya juga, tidak kaget dan shock misalkan anak gadisnya atau menantunya memilih jadi ibu rumah tangga. Jangan cemas ilmunya bakal sia-sia.

Memberikan kelas online pun bisa. Itu rencana saya di startup teknologi pendidikan yang saya rancang dengan anak dan suami, di www.kelaskudigital.com Berbasis dari rumah, bekerja bisa begitu banyak ragamnya. Bahkan tahun 2009 itu saya mulai jualan jilbab online modal nekad, tapi bisa tembus diliput oleh Metro TV Jawa Timur. Ah nantilah, saya banyak cerita tentang ini https://www.facebook.com/pg/koleksijilbaborin/ Gimana, mau lanjut diceritani lagi?