Ide Penghasilan Tambahan Untuk Guru di Akhir Pekan

4 komentar
Seorang guru matematika bertanya padaku, "Mbak Hen, ada ide pekerjaan di akhir pekan supaya bisa menambah penghasilan?


Pertanyaan itu tidak langsung kujawab, karena memang ada segitu banyaknya ide. Bahkan dari beberapa ide itu, sudah pernah saya jalani sendiri. Baik hasilnya gagal ataupun berhasil sampai sekarang. 

Menjadi guru di sekolah formal, memang rada tricky dan juga risky kalau ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Biasanya ada beberapa aturan resmi dari pihak sekolah atau lembaga terkait yang mengendalikan hal ini. Misalnya, guru dilarang membuat les privat untuk muridnya di sekolah. Atau jikapun diperbolehkan, maka guru yang kehabisan energi dan tenaga sendiri, karena bekerja tanpa henti. Sudah dari hari Senin - Jum'at mengajar langsung di kelas, ditambah dengan persiapan administratif lainnya. Ditambah ingin kerja tambahan di akhir pekan, hari Sabtu Minggu. 

Namun,  walaupun berat, hal ini masih bisa dilakukan, asalkan situasi dan kondisinya mendukung. Misalkan ada sedikit bantuan dari teman atau keluarga dekat. 

Kembali  ke ide penghasilan tambahan untuk guru di akhir pekan, saya bagi menjadi dua tipe. 

1. Tipe Pekerjaan Langsung (Synchronous Jobs)

2. Tipe Pekerjaan Tidak Langsung (Asynchronous Jobs)


Tipe Pekerjaan Langsung (Synchronous Jobs)

Adalah jenis pekerjaan yang memerlukan interaksi dan respons langsung dalam waktu nyata. Pekerjaan ini biasanya melibatkan komunikasi dan kolaborasi antara individu atau kelompok secara waktu nyata. 

Misalnya Guru Coding di kelas online dengan pertemuan menggunakan zoom setiap Rabu jam 5 sore. Maka, pekerjaan ini wajib dilakukan sesuai dengan jadwal. Dan ada interaksi langsung antara guru dan murid. 

Jika guru berhalangan hadir, maka dia tidak akan mendapatkan penghasilan. Jadi intinya, kalau ingin dapat penghasilan ya harus datang kerja. Baik itu secara offline ataupun online. 


Nah, untuk guru matematika, apa saja tipe pekerjaan langsung yang bisa dilakukan di waktu akhir pekan?

Ingat, aturannya adalah guru matematika ini harus hadir saat bekerja. Maka contoh  pekerjaannya adalah:

  1. Menjadi guru les matematika atau materi lainnya
  2. Menjadi event organizer, kegiatan ulang tahun, seminar, training atau lainnya
  3. Menjadi pekerja part time, di cafe, lembaga kursus atau lainnya
  4. Menjadi host webinar atau training online dengan zoom
  5. Menjadi host dan admin media sosial khusus, misalnya live tiktok, live instagram
  6. Berjualan langsung sebagai reseller, ataupun produsen. Bisa menjual buku, makanan, baju, dll, baik secara online atau offline. 
  7. Dan tipe  pekerjaan lainnya

Tipe Pekerjaan Tidak Langsung (Asynchronous Jobs)

Pekerjaan tidak langsung atau asynchronous jobs merujuk pada pekerjaan yang tidak memerlukan respons atau interaksi langsung dalam waktu nyata. Pekerjaan ini seringkali dapat dilakukan dengan lebih fleksibel karena tidak terikat oleh jadwal waktu tertentu atau ketergantungan pada komunikasi langsung.

Menurutt pengalaman, tipe ini paling cocok untuk penghasilan tambahan guru. Karena hanya perlu dibuat sekali, tapi bisa dijual berkali-kali tanpa perlu interaksi langsung dengan pembeli.

Contohnya, jika guru matematika tersebut membuat eBook Latihan Matematika dalam bentuk file pdf, lalu dipublikasikan di platform online seperti Mayar atau Google PlayBook. Jadi setelah terpublikasi, akan otomatis terjadi pembelian tanpa harus standby untuk menjawab chat atau berinteraksi dengan calon pembeli.

Guru juga tidak perlu membungkus paket dan mengirimkannya ke kurir ekspedisi. Karena eBook hanya berupa file digital yang tidak dicetak. 

Selain eBook, guru juga bisa membuat kelas online tak langsung (asynchronous class) dengan menambahka rekaman video. Untuk kelas online, guru ini bisa mempublikasikan dan menjualnya di platform Mayar atau Udemy. Keduanya menerapkan format otomatis yang serupa.

Udemy mempunyai sistim yang lebih rapi dan canggih. Namun potongan biaya untuk tutor pembuat kelas online, cukup besar. Misalnya anda memasang harga Rp 300.000 per kelas di Udemy, jika ada pembelian maka anda hanya mendapatkan sekitar Rp 85.000 atau Rp 35.000 saja jika di masa promo bersama (big sale). 

Saran penulis, untuk pembuat kelas online pemula sebaiknya menggunakan platform Mayar. Karena potongan admin kecil. Walau sistim akses video belajar dan ebook, belum terlalu canggih.

Ide Tipe Pekerjaan Tidak Langsung, antara lain:
1. Membuat produk digital (ebook)
2. Membuat kelas online tak langsung
3. Menulis artikel di blog atau platform menulis lannya 
4. Menjadi penulis konten pendidikan secara freelaner
5. dan lain sebagainya

Hal penting yang berlaku untuk semua ide ini adalah anda harus menyiapka CONTOH KARYA dan PORTFOLIO (REKAM JEJAK) yang menunjukkan kemampuan dan keahlian yang bisa "laku dijual di pasaran". 

Setelah itu, masih harus ada proses PROMOSI BERKELANJUTAN. Baik itu mempromosikan Kemampuan diri ataupun Produk yang akan dijual.

Jadi bukan sulap bukan sihir ya, sekali bikin langsung laku dengan omset ratusan juta. Butuh konsep bisnis di situ, perlu belajar digital marketing, personal branding dan juga manajemen.

Jika anda juga bekerja full time seperti guru yang bertanya di atas, dan ingin mendapatkan tambahan penghasilan. Sebaiknya mulai sekarang sudah mempelajarinya.

Tahap dasar untuk memulai:
1. Menulis Daftar Kemampuan dan Keterampilan Diri sendiri
2. Menulis Daftar Gadget & Fasilitas yang dimiliki sekarang 
3. Riset Jenis Pekerjaan Yang sudah ada dan membuka lowongan kerja (bisa lihat di Linkedin Jobs, Freelancer dll
4. Mempelajari detil deskripsi pekerjaan (job desk) yang diperlukan dan membandingkan dengan kemampuan diri sendiri
5. Merapikan Portfolio diri di Linkedin, Blog, Instagram,Facebook, Tiktok, dll
6. Mempelajari Teknik Digital Marketing sederhana untuk mulai menunjukkan kompetensi diri dan mepromosikannya
7. Mencatat tanggapan (review) orang yang melihat konten promosi awal
8. Mempelajari platform untuk penjualan produk digital (Mayar, Udemy) atau marketplace untuk produk fisik
9. Mulai membuat Versi Gratis dan melihat respon orang yang ikut
10. Berani mulai membuat Versi Berbayar

Okay itu dulu ya.
Untuk detil lain yang diperlukan, silahkan menulis pertanyaan di kolom komentar blog ini.

Disclaimer, tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman.
Semoga beruntung, 

Heni Prasetyorini, S.Si., M.Pd

4 komentar

  1. Dulu waktu masih SMA, aku dan beberapa temen sengaja les privat ke guru sendiri dan lokasi lesnya dirumah temen aku, jadi kita bayarnya personal ke guru sendiri
    sepertinya itu memang ladang cuan buat si guru, dan lumayan juga waktu itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini seperti semi privat, kalau istilah buat kita yang jadi guru les. Betul, sangat membantu guru untuk tambahan income, juga membantu murid lebih paham dengan diajari satu per satu. Win win solution.

      Hapus
  2. Nice info. Banyak ya sebetulnya bika mau berusaha dan semangat

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul,. dimulai sesuai gadget yang ada, situasi kondisi yang ada juga ya. semoga sukses

      Hapus

Thanks For Your Comment :)